Hai.. hai...
Apabila kamu melihat tulisan ini berarti kamu belum terdaftar sebagai warga KL. Ayo gabung dengan Daftar terlebih dahulu, tentunya kamu akan menemukan banyak teman untuk saling berbagi informasi ataupun solusi di forum ini.
Gunung Kemukus: Wisata Seks dan Pesugihan

+ Reply to Thread
Hal. 1 dari 2 1 2 TerakhirTerakhir
Menampilkan 1 s/d 10 dari 13
  1. #1
    Moderator Kahyangan
    Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2005
    Lokasi
    Sudukpangudaludal
    Posts
    4.380
    Rep Power
    10

    Default Gunung Kemukus: Wisata Seks dan Pesugihan

    Gunung Kemukus: Wisata Seks dan Pesugihan

    "Barangsiapa yang mengenang kisah cinta ini, apapun keinginannya
    akan terkabulkan. "

    Pangeran Samodra


    Alkisah, seorang pangeran dari dinasti Mataram, Pangeran Samodra
    namanya, jatuh cinta kepada ibu tirinya. Cintanya pun tidak bertepuk
    sebelah tangan. Tapi tentu saja, cinta yang tidak lazim tersebut
    mendapat tentangan dari sang Raja. Namun, cinta itu buta, kata
    banyak orang. Maka sang Pangeran pun diusir dari keraton. Tapi
    karena kesetiaan cinta, ibu tirinya pun nekad menyusul sang
    pangeran. Sampailah sang Ibu Tiri di Gunung Kemukus, tempat
    pengasingan sang Pangeran. Malangnya, yang dijumpainya tinggal
    gundukan tanah kuburan. Karena Pangeran Samodra telah keburu wafat.
    Maka berkatalah Dewi Ontrowulan, sang Ibu Tiri:

    "Kiranya terbukalah tanah kuburan ini untuk menelan jasadku, biarlah
    aku dikuburkan bersama kekasihku."

    Lalu terdengar suara tanpa rupa,

    "Sesucikanlah dirimu terlebih dahulu, sebelum aku bersedia
    menerimamu."

    Maka Dewi Ontrowulan pun membersihkan dirinya di sebuah sendang
    (sumur) yang ada di dekat situ. Hingga saat ini sendang tersebut
    disebut Sendang Ontrowulan. Konon, setelah sang Dewi selesai sesuci,
    gundukan tanah kuburan tersebut terbuka, dan menelan jasad Dewi
    Ontrowulan untuk selamanya. Lalu terdengar lagi suara tanpa rupa,

    "Barangsiapa yang mengenang kisah cinta ini, apapun keinginannya
    akan terkabulkan. "

    Itulah mengapa banyak orang yang datang ke Gunung Kemukus:
    mandi di Sendang Ontrowulan, nyekar ke makam Pangeran Samodra,
    mendapatkan seorang pasangan selingkuh, bayar sewa kamar ( Rp
    10.000,- untuk short time), dan ngamar berdua. Mereka yang percaya melakukan ritual ini
    tujuh kali berturut-turut, tiap malam Jumat Pon, dan konon keinginan
    mereka akan terkabulkan: misalnya naik pangkat, atau kaya
    raya mendadak. Banyak yang percaya hal ini, terutama dari dari
    daerah Jawa Barat: Sunda, Cirebon dan Jawa bagian utara: Pati,
    Jepara, Kudus. Penduduk sekitar sendiri tak ada yang cari pesugihan
    di situ. Konon karena kami sudah mendapat pengayoman dari Pangeran
    Samodra, jadi sudah tidak dapat lagi jatah pesugihan.

    Tiap malam Jumat Pon, Gunung Kemukus yang pada hari-hari biasa sepi
    dan muram, tiba-tiba berubah menjadi hingar bingar seperti gadis
    perawan yang bersolek. Lampu-lampu gemerlapan, sehingga jika dilihat
    dari jauh nampak seperti sebuah bukit yang bercahaya. Segala jenis
    hiburan ada di sana : siter, tukang ngamen, tukang sulap, bakul
    jamu, bakul obat, dan tidak ketinggalan kupu-kupu malam dengan
    pakaian warna menyolok dan parfum murahan. Tarif mereka rata-rata
    Rp 50,000,- itu untuk yang cukup muda dan bagus, untuk yang tua dan
    gembrot bisa jauh lebih murah dari itu.

    Tempat yang paling sakral di Gunung Kemukus adalah makam Pangeran
    Samodra yang terletak tepat di puncak gunung, atau tepatnya hanya
    sebuah bukit. Makam tersebut berada di dalam sebuah bangsal yang
    cukup luas sehingga orang-orang yang kelelahan bisa duduk dan
    istirahat di dalamnya. Tepat di dalam ruang makam, ruang yang
    dianggap paling suci, orang menabur bunga dan menciumi batu nisan.
    Seorang perantara akan mendengarkan permohonan peziarah dan
    menyampaikannya kepada Sang Pangeran, dan mereka akan berharap bahwa
    keinginan mereka akan terkabulkan. Di luar bangsal banyak pria dan
    wanita yang mencari pasangan. Mereka bisa saja PSK atau wanita 'baik-
    baik' yang sengaja datang ke Gunung Kemukus untuk mencari
    persugihan.

    Tepat di belakang bangsal berdiri sebatang pohon beringin tua yang
    sangat besar. Tempat tersebut gelap dan kotor. Tapi di bawah pohon
    tersebut sering dijumpai pasangan pria-wanita yang sedang bercinta,
    meski banyak kamar yang disewakan secara murah. Mungkin ada yang
    percaya bahwa pohon tersebut bertuah, jadi lebih afdol kalau
    gituannya dilakukan di bawah pohon tersebut.

    Saya pernah ketemu seorang kakek, dan kami ngobrol hingga subuh di
    dalam bangsal. Dia bercerita bahwa dia datang ke Gunung Kemukus
    sejak sekitar tahun 70-an, ketika dia masih anak muda. Anehnya, dia
    belum kaya-kaya juga sampai sekarang. Lebih aneh lagi, dia masih
    setia juga datang ke Gunung Kemukus.


    Gunung Kemukus, 29 Juli 2005



    (Gunung Kemukus adalah lokasi wisata yang sangat dekat dari kampung saya, hanya sekitar 2 km, dan terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sekitar 25 km arah utara dari Solo.)




    sumber dari milis Sekarjagad dikirim oleh Y. Sutopo

    jadi, kapan warga KL mau darmawisata ke sana?



    "OM BHUR BHUVAHA SWAHA OM TAT SAVITUR VARENYAM
    BHARGHO DEVASYA DHIMAHI DHIYO YONAHA PRACHODAYAT
    "


  2. #2
    Moderator komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2008
    Lokasi
    dimanapun kau membayangkannya
    Posts
    4.210
    Rep Power
    18

    Default

    Quote Originally Posted by Bathara Narada Tampilkan Postingan



    sumber dari milis Sekarjagad dikirim oleh Y. Sutopo

    jadi, kapan warga KL mau darmawisata ke sana?


    waaah harus nyoba tuh kesana.....
    apalagi setelah membaca kata-kata ini....

    dan tidak ketinggalan kupu-kupu malam dengan
    pakaian warna menyolok dan parfum murahan. Tarif mereka rata-rata
    Rp 50,000,-
    ayoo kawan-kawan kita beramai-ramai kesana....
    kita borong habis....
    mumpung masih goban harganya.....

  3. #3
    Sesepuh KL ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi's Avatar
    Tanggal Gabung
    Nov 2004
    Lokasi
    Disebelah tuh!!
    Posts
    11.808
    Rep Power
    0

    Default

    Seinget saya, ritual itu harus dilakukan tujuh kali berturut2 dengan orang yang sama, dan orang tersebut bukan pasangan (istri, tunangan, atau pacar), harus orang yang belum ketemu (kecuali yang kedua dan seterusnya yaaaa), baru terkabul...

    Gitu...

    *sumber: Liberty tahun 80-an*
    [COLOR=Blue][B]I HATE WIDE PEOPLE[/B][/COLOR]
    They Are Copies of Me!
    [URL="http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?t=34434"] [/URL]

  4. #4
    Moderator Kahyangan
    Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2005
    Lokasi
    Sudukpangudaludal
    Posts
    4.380
    Rep Power
    10

    Default

    Quote Originally Posted by ariesinardi Tampilkan Postingan
    Seinget saya, ritual itu harus dilakukan tujuh kali berturut2 dengan orang yang sama, dan orang tersebut bukan pasangan (istri, tunangan, atau pacar), harus orang yang belum ketemu (kecuali yang kedua dan seterusnya yaaaa), baru terkabul...

    Gitu...

    *sumber: Liberty tahun 80-an*
    Oooh... gitu ya... Mas Arie sudah yang ke berapa ke sana?


    "OM BHUR BHUVAHA SWAHA OM TAT SAVITUR VARENYAM
    BHARGHO DEVASYA DHIMAHI DHIYO YONAHA PRACHODAYAT
    "


  5. #5
    Sesepuh KL ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi's Avatar
    Tanggal Gabung
    Nov 2004
    Lokasi
    Disebelah tuh!!
    Posts
    11.808
    Rep Power
    0

    Default

    Quote Originally Posted by Bathara Narada Tampilkan Postingan
    Oooh... gitu ya... Mas Arie sudah yang ke berapa ke sana?
    Belum pernah.. hiks..
    [COLOR=Blue][B]I HATE WIDE PEOPLE[/B][/COLOR]
    They Are Copies of Me!
    [URL="http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?t=34434"] [/URL]

  6. #6
    Moderator Kahyangan
    Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2005
    Lokasi
    Sudukpangudaludal
    Posts
    4.380
    Rep Power
    10

    Default

    Quote Originally Posted by ariesinardi Tampilkan Postingan
    Belum pernah.. hiks..
    Kalo gitu kapan ada waktu luang mas Arie? kita ajak kokom sama abud, pasti mau mereka...


    "OM BHUR BHUVAHA SWAHA OM TAT SAVITUR VARENYAM
    BHARGHO DEVASYA DHIMAHI DHIYO YONAHA PRACHODAYAT
    "


  7. #7
    Sesepuh KL ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi's Avatar
    Tanggal Gabung
    Nov 2004
    Lokasi
    Disebelah tuh!!
    Posts
    11.808
    Rep Power
    0

    Default

    Quote Originally Posted by Bathara Narada Tampilkan Postingan
    Kalo gitu kapan ada waktu luang mas Arie? kita ajak kokom sama abud, pasti mau mereka...
    Hehehe. ndak nolak..
    [COLOR=Blue][B]I HATE WIDE PEOPLE[/B][/COLOR]
    They Are Copies of Me!
    [URL="http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?t=34434"] [/URL]

  8. #8
    Moderator komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2008
    Lokasi
    dimanapun kau membayangkannya
    Posts
    4.210
    Rep Power
    18

    Default

    Quote Originally Posted by Bathara Narada Tampilkan Postingan
    Kalo gitu kapan ada waktu luang mas Arie? kita ajak kokom sama abud, pasti mau mereka...
    menunggu rencana ini terealisasi.......

  9. #9
    Moderator komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2008
    Lokasi
    dimanapun kau membayangkannya
    Posts
    4.210
    Rep Power
    18

    Default

    mbah minta ijin nih......
    mau nambahin infonya......

    Objek Wisata Ziarah Makam Pangeran Samudro “GUNUNG KEMUKUS”



    Objek Wisata Ziarah Makam Pangeran Samudro yang lebih dikenal dengan sebutan “GUNUNG KEMUKUS” selalu menarik untuk diulas. Hal yang menjadikan objek wisata ini menarik adalah pandangan pro dan kontra tentang Makam Pangeran Samudro itu sendiri dan kisah yang beredar di tengah masyarakat. Ada 2 (dua) paradigma yang berkembang di tengah-tengah masyarakat tentang Makam Pangeran Samudro atau Gunung Kemukus. Pertama, adanya keyakinan di sebagian masyarakat bahwa apabila ingin ngalap berkah atau permohonannya terkabul, maka orang yang datang ke Makam Pangeran Samudro harus melakukan ritual berhubungan intim dengan lawan jenis yang bukan suami atau istrinya selama 7 (tujuh) kali dalam satu lapan ( 1 lapan = 35 hari).

    Paradigma negatif ini perlu diluruskan agar para peziarah tidak terjebak dalam paradigma dan kepercayaan yang keliru. Setiap peziarah atau pengunjung yang menginginkan permohonan atau keinginannya terkabul haruslah memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan berdo'a dan berusaha di jalan yang benar. Singkatnya, paradigma negatif yang berkembang di tengah masyarakat tersebut tidak benar adanya.
    Kedua, berziarah ke Makam Pangeran Samudro atau Gunung Kemukus adalah suatu kegiatan ritual yang mengandung nilai keutamaan dengan mengingat jasa dan keluhuran jiwa dari figur yang diziarahi. Dengan berziarah di tempat tersebut, manusia diharapkan untuk selalu ingat akan kematian sehingga dalam kehidupan sehari-hari mereka akan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan selalu berbuat kebaikan sesuai dengan keluhuran jiwa dan teladan dari figur yang diziarahi.

    Informasi Umum


    Secara administratif, Obyek Wisata Gunung Kemukus terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
    Secara geografis, Objek Wisata Gunung Kemukus terletak sekitar ± 29 km di sebelah utara kota Solo. Dari Sragen sekitar 34 km ke arah utara. Jarak tersebut bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

    Dari kota Sragen dapat ditempuh selama ± 45 menit dengan kendaraan bermotor melewati jalan Sragen - Pungkruk/Sidoharjo - Tanon - Sumberlawang/Gemolong - Gunung Kemukus.
    Dari kota Solo dapat menggunakan kendaraan bermotor selama ± 30 menit, melewati jalan Solo – Purwodadi turun di Barong kemudian menuju Gunung Kemukus dengan perahu menyeberangi Waduk Kedung Ombo.

    Kawasan Gunung Kemukus merupakan sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut. Dengan dibangunnya Waduk Kedung Ombo menjadikan Makam Pangeran Samudro berada di atas bukit yang menjorok ke tengah Waduk Kedung Ombo. Oleh karena itu, Obyek Wisata Gunung Kemukus juga merupakan salah satu objek wisata tirta di Kabupaten Sragen. Komplek Makam Pangeran Samudro adalah Obyek Wisata Budaya di Kabupaten Sragen. Kawasan tersebut terdiri dari :
    1. Bangunan utama berbentuk rumah joglo dengan dinding batu bata dan bagian atas berdinding kayu papan. Didalamnya terdapat tiga makam. Satu buah makam besar yang ditutupi kain selambu adalah makam Pangeran Samudro dan R.Ay. Ontrowulan. Sedangkan dua makam lainnya adalah makam dua abdi setia Pangeran Samudro yang selalu mengikuti beliau kemanapun pergi.
    2. Di sebelah kanan makam terdapat sendang (sumber air) yang bernama “Sendang Ontrowulan”. Sendang tersebut merupakan tempat bersuci R.Ay. Ontrowulan ketika akan menemui putranya yang sudah meninggal. Air sendang tersebut dikenal tidak pernah habis, bahkan di musim kemarau sekalipun.


    Makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus
    Teladan Terakhir Anak Raja Majapahit


    ‘' Barang siapa berhasrat atau punya tujuan untuk hal yang dikehendaki maka untuk mencapainya harus dengan kesungguhan, mantap, dengan hati yang suci. Harus konsentrasi pada yang dikehendaki, dekatkan keinginan, seakan-akan seperti menuju ke tempat yang disayanginya atau kesenangannya.''

    Dalam selimut kabut tipis di tengah belantara, suatu pagi, tujuh abad silam, pesan itu meluncur dari bibir Pangeran Samudro. Bias cahaya lembut meliputi rona sang pangeran yang terbaring lemah. Beberapa orang dengan pakaian Kejawen bersimpuh mengelilingi tubuh yang sakit itu. Mata mereka berkaca-kaca. Mereka sadar sedang menyimak kata-kata penghabisan. Pesan itu terucap lamat. Kemudian senyap. Mengirim tanda tentang berakhirnya sebuah kehidupan.
    Konon, itulah wejangan terakhir Pangeran Samudro, sesaat menjelang ia mangkat. Para pengikut Samudro kemudian mendirikan pemukiman. Letaknya tak jauh dari jasad sang Pangeran yang dimakamkan di sebuah bukit –dan kemudian disebut Gunung Kemukus. Dukuh Samudro, nama pemukiman itu, terletak beberapa puluh meter di bawah lokasi makam. Para pengikut Samudro pun patuh melaksanakan wasiat terakhir junjungannya itu. Kisah-kisah keteladanan sang pangeran lalu terpatri hingga ratusan tahun, sengaja diwariskan turun temurun oleh penduduk Dukuh Samudro. Di Kemukus, nasihat Pangeran Samudro agar senantiasa bersungguh hati dalam mencapai kebaikan terus lestari dan ditularkan kepada siapa saja.
    Obyek wisata Gunung Kemukus merupakan wisata spiritual dan banyak didatangi para pengunjung dari berbagai daerah untuk berziarah. Menghirup udara yang segar, atau sekadar berjalan-jalan di bawah kerindangan pohon-pohon langka berumur ratusan tahun merupakan satu pesona tersendiri. Secara administratif, Gunung Kemukus dan Dukuh Samudro kini masuk wilayah Kecamatan Miri, sekitar 25 kilometer dari pusat Kabupaten Sragen.
    Memasuki Dukuh Samudro di lereng Kemukus, pengunjung akan menjumpai berbagai aktivitas khas warga pedesaan. Proyek Waduk Kedung Ombo yang diresmikan pada 1990 menyebabkan bukit Kemukus kini dikelilingi oleh air. Dari kejauhan terlihat seperti bukit di tengah telaga. Jika debit air sedang tinggi, pengunjung harus menyeberang dengan menggunakan perahu atau rakit yang disediakan penduduk.
    Menuju kompleks makam di puncak bukit, jalanan agak menanjak. Di sini terhampar titian tangga beton berundak menuju makam. Di bukit ini, kerimbunan pohon berjenis langka tumbuh dengan ukuran raksasa. Hutan di Kemukus masih terjaga. Suasana pun menjadi menyenangkan, teduh dan segar, sesekali terdengar kicauan burung hutan.
    Kompleks makam Pangeran Samudro itu sederhana saja. Nisan antik dengan ornamen khas Jawa nampak menghiasi pusara. Kain kelambu putih menyelubungi pucuk-pucuk nisan. Lingkungan yang terjaga kebersihannya membuat kompleks makam jauh dari kesan menakutkan. Meskipun demikian, aura kharismatik tetap memancar dari kompleks makam tersebut.
    Untuk melindungi makam dari perubahan cuaca, sebuah bangunan beratap joglo didirikan. Di bawah naungan joglo itulah para peziarah biasanya duduk bersila melantunkan doa. Bagi penduduk setempat dan juga peziarah, memandang nisan antik di pusara dapat mengingatkan beribu kisah tentang kearifan dan kesederhanaan Pangeran Samudro.

  10. #10
    Moderator komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea is a splendid one to behold komodo_tea's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2008
    Lokasi
    dimanapun kau membayangkannya
    Posts
    4.210
    Rep Power
    18

    Default

    Objek Wisata Ziarah Makam Pangeran Samudro “GUNUNG KEMUKUS” II


    Anak Raja Terakhir Majapahit

    Pangeran Samudro adalah salah satu anak penguasa terakhir kerajaan Majapahit, sebuah kerajaan Hindu terbesar di Asia Tenggara pada abad ke-13. Kerajaan yang berpusat di Jawa Timur itu wilayah kekuasaannya meliputi kepulauan Indonesia dan membentang hingga bagian selatan India.
    Tak lama setelah Islam masuk ke Indonesia, Majapahit pun runtuh. Samudro, pemuda umur 18 tahun --waktu itu, enggan melarikan diri sebagaimana dilakukan banyak kerabatnya. Ia justru menanggalkan pangkat dan memilih menjadi pandita. Berguru tentang agama yang baru datang ke tanah Jawa itu; Islam, kepada Sunan Kalijaga,ulama besar yang tinggal di Kesultanan Demak.
    Usai berlajar di bawah bimbingan wali penyebar Islam itu, Samudro melanglang negeri turut menyiarkan risalah Islam. Selain menyebarkan agama Islam, Samudro juga menemui sisa-sisa dinasti Majapahit yang tercerai berai, mengajak mereka bergabung ke dalam payung Kesultanan Demak.
    Namun, di tengah ekspedisi tersebut, Samudro mendadak jatuh sakit dan meninggal. Pangeran Samudro akhirnya dimakamkan di sebuah bukit yang terletak tak jauh dari lokasi ia wafat. Oleh pengikutnya, tempat Pangeran Samudro meninggal didirikan sebuah desa dan dinamakan Dukuh Samudro.
    Konon, terjadi fenomena alam yang aneh sepeninggal Pangeran Samudro. Asap hitam (dalam bahasa Jawa diistilahkan kukus ) menyelimuti bukit tempat makam Pangeran Samudro. Fenomena itu terjadi setiap menjelang pergantian musim. Oleh penduduk dan pengikut Pangeran Samudro, bukit itu lalu dinamakan Gunung Kemukus.
    Syahdan, ibu Pangeran Samudra, Raden Ayu Ontrowulan sangat bersedih mendengar kematian putra semata wayangnya. Ia pun menyusul ke Kemukus dan mensucikan diri dengan air dari telaga kecil yang letaknya tak jauh dari makam. Ontrowulan lalu berdoa tanpa henti agar dapat dipertemukan dengan Pangeran Samudro. Menurut legenda yang dipercaya penduduk setempat, tubuh Ontrowulan tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak.
    Penduduk percaya hal tersebut disebabkan Ontrowulan berdoa dengan sepenuh hati diserta jiwa raga yang sudah suci. Orang Jawa menyebut kejadian itu sebagai muksa. Telaga tempat muksa itu lalu dinamakan sendang Ontrowulan.

    Jejak Pertemuan Budaya Jawa dan Islam

    Anak keturunan pengikut Pangeran Samudro mempercayai kawasan Gunung Kemukus sebagai lokasi sakral untuk berdoa bersama. Setiap Kamis malam menjelang Jumat Pon dan Jumat Kliwon dalam kalender Jawa selalu digelar doa tahlil bersama. Acara itu juga digunakan untuk memperingati penemuan pusaka Kotang Ontokusumo oleh Sri Sultan Demak. Tradisi itu terus dipertahankan hingga kini. Pada hari-hari tersebut pengunjung yang berziarah dan berdoa datang membludak. Pentas wayang kulit digelar semalam suntuk untuk mengajak berbuat baik.
    Ritual yang paling ramai dan diminati pengunjung adalah upacara di bulan Syuro bulan pertama dalam penanggalan Jawa, yang bertepatan dengan dimulainya bulan Muharram dalam kalender Islam. Tiap Kamis malam diadakan pentas wayang kulit semalam suntuk. Sedangkan pada hari Kamis di pekan pertama bulan Syuro digelar tradisi larap slambu yang merupakan ritual pencucian kain penutup makam Pangeran Samudro. Ritual ini dipercaya memberi berkah bagi pengunjung yang memanfaatkan air bekas cucian slambu dan potongan kain slambunya.
    Saat ritual Larap Slambu , para bangsawan Kraton Surakarta bisanya turut menghadirinya. Mereka berbusana tradisional Jawa. Pada hari itu wisatawan dapat menjumpai ornamen dan pakaian tradisional Jawa, prajurit dengan senjata khas kraton kuno di setiap sudut Kemukus. Nuansa tradisional Jawa sangat terasa pada ritual Larap Slambu itu.

    Yang tak kalah menarik adalah mengamati pola kehidupan, kebudayaan, dan kepercayaan yang berlangsung dalam masyarakat kawasan Gunung Kemukus. Di kawasan tersebut bakal ditemui jejak-jejak perjumpaan antara tradisi Jawa Hindu dan Islam. Lengkap dengan berbagai legenda dan artefak bersejarah yang tersisa. Niscaya, dari aspek antropologi, para pengunjung akan menemui kesan eksotis ketika berada di kawasan itu.


    sumber : Sragen.go.id

Thread Yang Serupa

  1. pesugihan gunung kawi
    By prabuanom in forum Dunia Lain
    Jawab: 36
    Postingan Terakhir: 18-09-11, 02:28 AM
  2. Turis AS Doyan Wisata Seks
    By Fr4nz in forum Warung Kopi
    Jawab: 0
    Postingan Terakhir: 17-09-09, 11:00 AM
  3. pesugihan gunung kemukus
    By prabuanom in forum Dunia Lain
    Jawab: 8
    Postingan Terakhir: 11-04-09, 10:05 PM
  4. GUNUNG LOJI WISATA KARAWANG
    By arix in forum Pariwisata
    Jawab: 17
    Postingan Terakhir: 07-11-08, 09:17 AM
  5. pesugihan
    By pistol_gombyok in forum Dunia Lain
    Jawab: 15
    Postingan Terakhir: 07-05-05, 09:01 AM

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • Kamu tidak diijinkan edit postinganmu