Hai.. hai...
Apabila kamu melihat tulisan ini berarti kamu belum terdaftar sebagai warga KL. Ayo gabung dengan Daftar terlebih dahulu, tentunya kamu akan menemukan banyak teman untuk saling berbagi informasi ataupun solusi di forum ini.
Tokoh-tokoh Wayang - Halaman 16

+ Reply to Thread
Hal. 16 dari 17 PertamaPertama ... 6 14 15 16 17 TerakhirTerakhir
Menampilkan 151 s/d 160 dari 169
  1. #151
    Sesepuh KL ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi's Avatar
    Tanggal Gabung
    Nov 2004
    Lokasi
    Disebelah tuh!!
    Posts
    11.808
    Rep Power
    0

    Default

    Quote Originally Posted by Queen Astrie Tampilkan Postingan
    saya juga adlah orng yg sangat mncintai wayang

    sedang tokoh yg paling saya sukai adlah DRUPADI.
    Wah.. manteb nih Astrie.. moonggo cerita sedikit neh...
    [COLOR=Blue][B]I HATE WIDE PEOPLE[/B][/COLOR]
    They Are Copies of Me!
    [URL="http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?t=34434"] [/URL]

  2. #152
    Walikota Queen Astrie is a jewel in the rough Queen Astrie is a jewel in the rough Queen Astrie is a jewel in the rough Queen Astrie is a jewel in the rough Queen Astrie's Avatar
    Tanggal Gabung
    Jun 2009
    Lokasi
    BaTu,MaLAnG
    Posts
    2.988
    Rep Power
    11

    Default

    Quote Originally Posted by ariesinardi Tampilkan Postingan
    Wah.. manteb nih Astrie.. moonggo cerita sedikit neh...
    Mengapa Drupadi? Karena sosok Drupadi adalah simbol dari perjuangan perempuan yang menolak dijadikan komoditas dan selalu bertindak untuk memanusiakan dirinya.


    Aku bersumpah…. Demi langit dan bumi
    Demi harkatku sebagai puteri agni
    Aku tak akan mengikat rambutku
    Sebelum mencucinya dengan darah Dursasana





    Drupadi digambarkan sebagai wanita paling jelita di jagat yang lahir dari api. Dalam Mahabharata, karakter Drupadi sangat menonjol selain karena kecantikannya, ia juga sangat cerdas, berani dan tak segan mengungkapkan pendapatnya. Drupadi melawan saat dirinya dijadikan barang taruhan suaminya,Yudhistira.
    yang dimana drupadi di jadikan barang taruhan berjudi oleh suaminya dengan Kurawa.

    Hingga akhir cerita, Drupadi terus mencari keadilan saat perang Bharatayudha.



    Drupadi seorang Poliandri
    Drupadi di menangkan oleh arjuna, dalam suatu pertandingan, kemudian ketika kembali ke tempat saudara-saudaranya yang saat itu sedang dalam masa pembunagan dan menjadi pertapa, Arjuna mengucapkan salam pada Ibunya dan sambil bergurau dia mengatakan bahwa dia membawa sedekah.
    Ibunya yang tidak tahu bahwa yang dimaksud sedekah itu adalah drupadi mengatakan bahwa sedekah itu harus dibagi bersama saudara-saudara nya yang lain.
    Sejak saat itu lah terpaksa drupadi menjadi istri dari kelima orang pendawa tersebut. jadi sebenarnya yang melecehkan drupadi tidak hanya dursasana saja tetapi juga pendawa lima.

    BABY.LOVE.MUSIK.`n DREAM



  3. #153
    Lurah prabuanom is on a distinguished road prabuanom's Avatar
    Tanggal Gabung
    Jan 2009
    Posts
    429
    Rep Power
    6

    Default

    Quote Originally Posted by ariesinardi Tampilkan Postingan
    oooo ya ya ya.

    Saya jadi inget, cerita soal Togog ini kok jarang muncul ya? lebih sering Ki Semar dan para anak2nya
    togong dan mbilung sangat sering muncul dalam pewayangan jawa mas. jangan salah, walo beliau adalah punakawan yg jahat, tp tugas togog adalah menyadarkan dan memberikan nasehat kepada yg salah. sayangnya sering kali nasehat togog diabaikan. jd jangan salah juga. karena togog tidak jahat. dan dia juga sangat sakti sebenernya



  4. #154
    Gubernur Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo's Avatar
    Tanggal Gabung
    Feb 2009
    Lokasi
    Bandung
    Posts
    5.627
    Rep Power
    28

    Default

    Sanghyang Nioya (orangtua para Bidadari/Hapsari)

    SANGHYANG NIOYA adalah Dewa Kasih Sayang, Kesuburan dan Kemuliaan. Ia bersemayam di Kahyangan Argamaya, satu kahyangan bersama Sanghyang Triyarta.
    Sanghyang Nioya adalah putra keempat dari lima bersaudara putra Sanghyang Wenang dengan Dewi Saoti.
    Keempat orang saudara kandungnya masing-masing bernama: Dewi Sayati, Sanghyang Sengganam Sanghyang Heramaya dan Sanghyang Tunggal.
    Sangyang Nioya menikah dengan Bathari Darmastuti, yang masih kemenakannya sendiri karena Bathari Darmastuti adalah putri Sanghyang Tunggal dengan Dewi Dremani, putri Sanghyang Darmajaka.
    Seperti sudah menjadi kehendak Sang Maha Pencipta, perkawinan Sanghyang Nioya dengan Bathari Darmastuti sebagai perantara lahirnya para bidadari.
    Hal ini karena ke-40 (empat puluh) orang anak Sanghyang Nioya dengan Bathari Darmastuti semuanya perempuan yang kesemuanya hidup sebagai bidadari dan hapsari.
    Para bidadari inilah yang kemudian menjadi istri para dewa keturunan Sanghyang Tunggal, baik anak keturunan Sanghyang Ismaya (nama lain Semar) maupun anak keturunan Sanghyang Manikmaya (nama lain Bethara Guru). Sedangkan para hapsari turun ke arcapada menjadi istri para raja baik dari golongan satria maupun raksasa, juga menjadi istri para resi.

    Dari sekian banyak putri Sanghyang Nioya yang dikenal dalam pedalangan diantaranya Dewi Warsiki yang merupakan salah satu tujuh bidadari upacara di kahyangan, dan Dewi Urwaci, bidadari paling seksi di kahyangan dan menjadi kecintaan Bathara Guru.


    gw ini sebetulnya lucu lho
    sumpah demi Tuhan


  5. #155
    Gubernur Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo's Avatar
    Tanggal Gabung
    Feb 2009
    Lokasi
    Bandung
    Posts
    5.627
    Rep Power
    28

    Default

    Sanghyang Asmara

    SANGHYANG ASMARA adalah Dewa Kasih Sayang yang diberi tugas untuk mendamaikan suami-istri yang menghadapi hidup jauh dari kebahagiaan, sehingga menjadi suatu pasangan yang penuh dengan cinta kasih, kesetiaan dan ketentraman hidup penuh bahagia. Ia berparas sangat tampan dan tingkah lakunya sangat menarik.

    Sanghyang Asmara adalah putra ketiga Sanghyang Manikmaya dengan Dewi Umarakti/Umaranti. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Sanghyang Cakra dan Sanghyang Mahadewa. Sanghyang Asmara juga mempunyai enam orang saudara seayah lain ibu, putra Dewi Umayi masing-masing bernama : Sanghyang Sambo, Sanghyang Brahma, Sanghyang Indra, Sanghyang Bayu, Sanghyang Wisnu dan Bathara Kala.

    Sanghyang Asmara mempunyai tempat kedudukan di Kahyangan Mayaretna. Oleh Sanghyang Manikmaya ia juga diberikan tugas memberikan pahala kepada keturunan Witaradya (sejarah para raja). Selain memiliki Aji Pangabaran, Sanghyang Asmara juga mempunyai kesaktian berupa Asmaragama, Asmaratantra dan Asmaraturida. Rapal Aji Asmaragama pernah diajarkan kepada Prabu Arjunasasra, raja negara Maespati, dan kepada Arjuna, satria Pandawa. Sedangkan Rapal Aji Asmaratantra dan Asmaraturida diajarkan kepada Sri Kresna, raja negara Dwarawati.
    gw ini sebetulnya lucu lho
    sumpah demi Tuhan


  6. #156
    Gubernur Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo's Avatar
    Tanggal Gabung
    Feb 2009
    Lokasi
    Bandung
    Posts
    5.627
    Rep Power
    28

    Default

    Sanghyang Caturkanaka

    SANGHYANG CATURKANAKA dikenal pula dengan nama Sanghyang Caturkawaka. Ia adalah putra ketiga dari enam bersaudara putra Sanghyang Wening/Sanghyang Darmajaka dangan Dewi Sikandi (awas, bukan Srikandi lho ya). Kelima orang saudara kandungnya masing-masing bernama: Sanghyang Pancaresi, Sanghyang Narada, Sanghyang Triyarta, Sanghyang Dermaya dan Dewi Dremani yang menjadi istri Sanghyang Tunggal.

    Sanghyang Caturkanaka sangat sakti namun berwatak penyabar dan memiliki sifat murah hati. Sebagaimana Sanghyang Narada, kakaknya, Sanghyang Caturkanaka memiliki pembawaan yang alim dan pandai bergaul, pandai dalam berbagai ilmu pengetahuan, jujur, hatinya bening, pikirannya cerdas dan senang bersenda-gurau. Karena kesamaan sifat, watak dan pembawaannya inilah maka Sanghyang Carturkanaka memiliki ikatan persaudaraan yang sangat erat dengan Sanghyang Narada, juga tinggal bersama di kahyangan Siddi Udaludal atau Sudukpangudaludal (pedalangan Jawa).

    Sanghyang Caturkanaka menikah dengan Dewi Hira, putri Sanghyang Heramaya. Dari perkawinan ini lahir beberapa orang bidadari. Salah satunya adalah Dewi Sumarekti yang menjadi istri Bathara Kuwera.
    gw ini sebetulnya lucu lho
    sumpah demi Tuhan


  7. #157
    Gubernur Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo's Avatar
    Tanggal Gabung
    Feb 2009
    Lokasi
    Bandung
    Posts
    5.627
    Rep Power
    28

    Default

    Silsilah Mahabharata

    Definisi Silsilah

    Menurut Kamus Basa Sunda oleh M.A. Satjadibrata, arti silsilah itu ialah rangkaian keturunan seseorang yang ada kaitannya dengan orang lain yang menjadi istrinya dan sanak keluarganya. Silsilah tersebut adalah merupakan suatu susunan keluarga dari atas ke bawah dan ke samping, dengan menyebutkan nama keluarganya.

    Arti silsilah itu bersifat universal, yang artinya orang-orang di seluruh dunia mempunyai silsilah keturunannya dan pula, di seluruh benua akan dimaklumi, bahwa semua orang pasti akan mengagungkan leluhurnya. Kita sering membaca silsilah keturunan para raja yang termasuk sejarah atau silsilah para penguasa yang memerintah suatau daerah, baik yang ditulis pada prasasti maupun benda lain yang artinya bukan hanya untuk dikenal saja, tetapi untuk digaungkan oleh segenap masyarakatnya, dan dikenang akan jasa-jasanya.

    Jelas bagi kita, bahwa yang dimaksud dengan silsilah itu, ialah suatu daftar susunan nama orang-orang yang merupakan susunan keturunan dari suatu warga atau dinasti (wangsa), misalnya Dinasti Sriwijaya, Dinasti Syailendra, dan dinasti-dinasti lainya yang pernah berkuasa.

    Demikian pula dalam pewayangan, ada salah satu nama keluarga besar yang menggunakan nama leluhurnya, contoh Kurawa. Kurawa artinya keturunan raja Kuru yang dahulu pernah memerintah negara Astina dan menjadi leluhur prabu Suyudana beserta adik-adiknya. Demikian pula dengan keluarga Pandawa atau sering disebut Barata Pandawa. Nama barata adalah juga merupakan nama leluhurnya, yang pernah berkuasa di Astina, sehingga diabadikan oleh para Pandawa degan Sebutan keluarga Barata Pandawa.

    Apa sebabnya Pandawa dan Kurawa memakai dua nama leluhurnya yang berbeda, padahal mereka itu dari satu nenek moyang ? mereka hanya menggunakan nama leluhurnya yang dipandang pada saat itu memerintah, sebagai orang yang patut dan wajar untuk diabadikan namanya menurut meraka masing-masing.

    Maksud Adanya Silsilah

    Maksud penyusunan silsilah ini adalah sebagai ucapan syukur kepada para leluhurnya yang telah memberi bimbingan serta mengayomi dan yang lebih utama lagi, adalah bahwa seseorang lahir ke dunia, adalah karena adanya leluhurnya itu.

    Penyusunan silsilah keturunan ini mempunyai arti yang penting bagi suatu keluarga, seperti untuk mengetahui keturunan siapa orang itu, untuk mengetahui siapa dan bagaimana leluhurnya itu, dan yang utama sekali, ialah bagaimana pandangan masyarakat terhadap leluhurnya itu, untuk dijadikan kenangan secara turun-temurun, agar keturunannya tidak kehilangan jejak leluhurnya, agar dapat dijadikan kebanggaan seluruh keturunannya dan dapat pula dijadikan contoh bila leluhurnya salah seorang pahlawan.

    Dari segi lainpun silsilah ini mempunyai maksud yang penting pula dan dapat dibenarkan oleh agama dan negara manapun juga. Ada beberapa sudut pandang tentang adanya silsilah, yaitu dari sudut perorangan, dari sudut lingkungan masyarakat, dan dari sudut kepercayaan.

    Ditinjau dari segi perorangan, pangagunggan leluhurnya itu dimaksudkan agar perilaku yang pernah dijalankan para leluhurnya menjadi contoh bagi keturunnan yang ditinggalkan dan diceritakan kembali kepada keturunan berikutnya tentang betapa besar jasanya dan keagunganya leluhur mereka tersebut. Dalam hal ini tentu hanya kebaikan-kebaikan saja yang diceritakan kembali, Demikian pula kadang-kadang ada yang menceritakan kagagahan dan kesaktiannya.

    Maksud silsilah seseorang dalam lingkungan masyarakat ini, adalah untuk dikenal dan dikenang oleh masyarakat agar dijadikan seorang pahlawan dalam sejarah hidup bangsa tersebut. Sedangkan maksud utama penggunaan silsilah ini adalah sebagai tanda terima kasih kepada para leluhurnya atas suatu usaha pemulyaan, sebagai kenangan akan kebaikannya dan usahanya dalam mengayomi dan menjaga keselamatan keturunannya atau usaha pelestarian keturunannya. Sesuai dengan kepercayaan penduduk, di Bali misalnya, lain lagi dengan di Jawa atau daerah lain yang menganut ajaran Islam, demikian pula dengan masyarakat yang memeluk agama lain. Walaupun berbeda kepercayaan, tetapi di setiap suku bangsa memegang teguh terhadap adat-istiadatnya. atau kebiasaan dalam cara mengagungkan leluhurnya.

    Ditinjau dari segi kepercayaan, telah menjadi kewajiban seseorang atau sekeluarga untuk mengenang dan mengagungkan leluhurnya dengan cara dan peraturan kepercayaannya masing-masing yang dianutnya. Bagi penganut ajaran Islam, para leluhurnya tersebut tidak boleh disembah dan dipuja, kecuali dikenang dan diagungkan, karena hanya Tuhan sajalah yang disembah dan dipuja. Maksud mengagungkan leluhurnya tersebut, agar kebaikan-kebaikan yang pernah dilaksanakan para leluhurnya menjadi bagian bagi keturunannya dan masyarakat yang ada di sekitarnya.

    Adapun tujuan penyusunan silsilah adalah sebagai usaha pumuliaan artinya untuk memuliakan leluhurnya, usaha pelestarian kebijakan leluhurnya artinya agar leluhurnya itu tetap dikenang dan segala perilaku yang baik dijadikan contoh keturunannya. Kedua usaha tersebut disebut Dwi Dharma Bakti.

    Penampilan Silsilah

    Secara umum, penampilan silsilah tersebut hanya dipergunakan oleh orang-orang penting saja yang pada umumnya ditulis dalam buku-buku sejarah. Sedangkan pada zaman pemerintahan Hindia Belanda antara tahun 1610 sampai tahun 1942, hanya para raja dan para bupati saja yang silsilahnya ditullis dan disusun dalam kitab-kitab sejarah.

    Pada zaman Pra sejarah atau kepercayaan Animisme Dinamisme di Indonesia, di mana masyarakat mendewakan semua benda hidup dari roh nenek moyangnya. Jelas bagi kita bahwa bangsa Indonesia sejak dahulu telah terbiasa mengagungkan leluhurnya yang diwujudkan dengan jalan upacara penyembahan leluhurnya, baik di rumah maupun di tempat yang khusus yang disediakan secara beramai-ramai.

    Ketika kebudayaan Hindu berkembang di Indonesia pada umumnya, di Jawa pada khususnya, penyembahan terhadap roh itu tidaklah hilang hanya sifat dan bentuknya yang berubah. Selain mengagungkan leluhurnya dengan jalan menceritakan kembali kebaikannya, juga disatukan dengan penyembahan dan pemujaan terhadap para dewa yang menjadi mitos India, seperti Dewa Siwa, Dewa Wisnu, Dewa Brahma dan ada pula yang menyembah Batari Durga.

    Dengan jalan demikian, maka kesusasteraanpun ada dua macam, yaitu Kitab Ramayana dan Kitab Mahabharata, disamping itu terdapat pula cerita-cerita legenda rakyat, seperti Prabu Mikukuhan, Sri Sadana, dan lain-lainya.

    Lakon-lakon tersebut di atas, dipergelarkan di muka umum, sehingga tidak terbatas pada lingkungan keluarga saja, namun umumpun dapat mendengarkan kabaikan-kabaikan apa yang diperbuat oleh leluhurnya itu. Hal tersebut jelas bahwa pangagungan kepada leluhur bangsa Indonesia itu sangat menguntungkan bagi kemekaran kebudayaan Hindu, karena dalam upacara tersebut dapat pula disisipkan kisah para dewa, yang disampaikan kepada masyarakat dalam bentuk cerita Ramayana dan Mahabharata. Akhirnya kedua cerita yaitu cerita dari India dan legenda rakyat disatukan, dengan jalan cerita pokok dalam pergelaran tersebut, ialah kisah-kisah dari India dan adat kebiasaan hidup dan kehidupan serta kebiasaan lingkungan diambil dari kisah-kisah legenda rakyat.

    Adapun cerita Mahabharata tersebut mengisahkan kepahlawanan Pandawa yang dianggap sebagai leluhur bangsa India, karena leluhur Pandawa menurut gaya India ialah raja Barata yang pernah memimpin di India. Karena silsilah Mahabharata gaya India tersebut tidak sesuai dengan adat kebiasaan dan lingkungan hidup bangsa Jawa, maka silsilah Mahabharata tersebut dirubah, seperti yang kita lihat pada Kitab Pustaka Raja Purwa, karya R, Ng. Ronggowarsito.

    Disamping itu perlu pula diketahui bahwa Mahabharata adalah hasil sastra India yang berpusatkan kepada Dewa Siwa dan Kitab.
    gw ini sebetulnya lucu lho
    sumpah demi Tuhan


  8. #158
    Gubernur Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo has a brilliant future Butogamo's Avatar
    Tanggal Gabung
    Feb 2009
    Lokasi
    Bandung
    Posts
    5.627
    Rep Power
    28

    Default

    Silsilah Bharata.



    Meneliti silsilah wayang dalam cerita Mahabharata tersebut, kita akan mendapat kesulitan kiranya, karena pada cerita itu terdapat dua jalur silsilah yang dihasilkan oleh dua kepercayaan, yaitu silsilah Mahabharata gaya India dan silsilah Mahabharata versi Pustaka Raja Purwa.

    Sebagaimana telah kita ketahui, cerita Mahabharata adalah hasil karya sastra India yang berpusatkan kepada Dewa Siwa, maka silsilahnyapun tentu silsilah yang berdasarkan cerita Hindu di India, dan bukan keturunan dari para Dewa, namun para Pandawa merupakan keturunan dari raja Nahusta, seorang raja di India.

    Lain halnya dengan silsilah para Pandawa menurut gaya Indonesia, bahwa para Pandawa adalah keturunan dari para dewa. Dari dewa turun temurun sampai kepada raja-raja yang memerintah di tanah Jawa.

    Cerita Mahabharata versi Indonesia tersebut telah disesuaikan dengan tradisi bangsa Indonesia, di mana yang menjadi pusat perhatian dan pusat perkembangan silsilah yaitu Batara Guru, maksudnya agar masyarakat pada waktu itu percaya bahwa para raja Jawa adalah keturunan para dewa.

    Menurut Mahabharat versi India, susunan silsilah itu disusun sebagai berikut, raja pertama yang memerintah India ialah Prabu Nahusta sebagai pendiri negara Hastina yang menurunkan raja-raja yaitu Prabu Nahusta, Prabu Yayati, Prabu Kuru, Prabu Dusanta, Prabu Barata, Prabu Hasti, Prabu Puru, Prabu Pratipa, Prabu Santanu hingga sampai Pandawa dan Kurawa.

    Prabu Yadawa menurunkan raja-raja yang memerintah Mathura, seperti: Basudewa, Baladewa, Kresna dan lain-lainya. Prabu Puru yang menurunkan raja-raja yang memerintah negara Hastina, seperti Sentanu, Abiyasa, Pandu, Duryudana, Parikesit.

    Prabu Kuru berputra Prabu Dusanta yang menikah dengan Dewi Sakuntala dan berputra Prabu Barata yang namanya dipakai gelar/julukan para Pandawa, sedangkan nama Prabu Kuru dipakai gelar para Kurawa.

    Prabu Barata dikaruniai seorang putra yang bernama Prabu Hesti yang namanya diabadikan menjadi nama negara Hastina. Hesti artinya gajah, negara Hastina artinya negara gajah.

    Pemakaian nama leluhurnya sebagai gelar suatu golongan keluarga, dimaksudkan untuk mengagungkan dan menyemarakan salah seorang leluhurnya, karena jasanya, dan karena amalnya terhedap negara.

    Penggunaan gelar leluhurnya yang berlainan dengan keluarga dekatnya yang menggunakan nama leluhurnya dalam satu rumpun atau satu keluarga, menandakan bahwa leluhurnya itu, kesemuanya adalah seorang raja yang patut dibanggakan dan namanya diabadikan.

    Silsilah Bharata Versi Pustaka Raja Purwa



    Dalam perkembangan dan penyebaran di Indonesia, kedua cerita epos mitos tersebut bercampur dengan legenda-legenda rakyat, dan disampingnya masuk pula pengaruh kebudayaan Jawa asli sebagai peninggalan zaman Pra Sejarah dimana masyarakatnya berkepercayaan Animisme-Dinamisme.

    Tokoh-tokoh yang pernah dipuja pada zaman Pra Sejarah, seperti Hyang Tunggal, Hyang Wenang, dimasukkan ke dalam silsilah Mahabharata dan dijadikan leluhur para Pandawa yang menurunkan raja-raja Jawa, sehingga merupakan silsilah campuran antara kepercayaan Hindu dan kepercayaan zaman Pra Sejarah. Maksud uraian ini adalah untuk menyatakan kepada masyarakat, bahwa para Pandawa adalah keturunan para Sang Hyang, demikian pula para raja yang memerintah pulau Jawa adalah keturunan para Pandawa.

    Silsilah Mahabharata versi Pustaka Raja Purwa ini, dimulai dari Batara Guru yang menikah dengan Dewi Uma, berputra empat orang di antaranya Dewa Brahma dan Dewa Wisnu. Batara Brahma menikah dengan Dewi Raraswati berputrakan sebelas orang, di antaranya Batara Brahmanaraja yang menikah dengan Dewi Widati dan berputra Batara Parikenan. Sedangkan Batara Wisnu berputrakan Prabu Basurata yang menikah dengan putri Batara Brahma bernama Dewi Brahmaniyuta, dan berputrakan Dewi Brahmaneki.

    Begawan Parikenan kemudian menikah dengan Dewi Brahmaniyuta berputrakan Dewi Kaniraras, Raden Kano, Raden paridarma. Karena Dewi Kaniraras putri sulung, maka calon raja di Purwacarita adalah Begawan Manumayasa yang menikah dengan Dewi Kaniraras. Raden Kano dan Raden Paridarma menjadi raja di negara lain. Dewi Kaniraras menkah dengan Begawan Manumayasa berputra Begawan Sekutrem dan menikah dengan Dewi Nilawati, dari pernikahan itu berputra Begawan Sakri yang menikah dengan Dewi Sati dan berputra Parasara.

    Diceritakan, bahwa Begawan Parasara hendak menyeberangi Bengawan Jamuna, ia diseberangkan oleh seorang wanita yang badanya bau amis dan anyir karena menderita penyakitat bau anyir, dia adalah Dewi Rara Amis (Durgandini) putra Prabu Basuketi raja negara Wiratha. Dewi Rara Amis diobati Raden Parasara yang kemudian diperistri dan berputra Abiyasa, mereka bersama-sama membangun negara Gajahoya.

    Perbedaan yang jelas dari kedua silsilah itu adalah silsilah Mahabharata versi India disebutkan leluhur Pandawa adalah Prabu Nahusta, leluhur Pandawa versi Pusta Raja Purwa adalah Sang Hyang.

    Sumber : “Pedalangan untuk SMK oleh Supriyono dkk”
    gw ini sebetulnya lucu lho
    sumpah demi Tuhan


  9. #159
    Sesepuh KL ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi is a glorious beacon of light ariesinardi's Avatar
    Tanggal Gabung
    Nov 2004
    Lokasi
    Disebelah tuh!!
    Posts
    11.808
    Rep Power
    0

    Default Nanya soal Srikandi Nih....

    Wahai para kakangmas dan mbakyu yang mengenali tokoh2 pewayangan,....

    Ada satu hal menarik yang saya sempet baca nih.. dalam pewayangan Jawa.. tokoh Srikandi digambarkan sebagai seorang wanita yang gagah perkasa.. dan walaupun begitu, masih menyimpan kecantikan luar biasa yang bisa membuat Arjuna sampe deg2an.... :P

    Tapi di Pewayangan India, katanya Srikandi ini cowok, yang halus dan lembut sekali.. sampai tingkah lakunya seperti seorang wanita... apa bener gitu ya?
    [COLOR=Blue][B]I HATE WIDE PEOPLE[/B][/COLOR]
    They Are Copies of Me!
    [URL="http://www.kapanlagi.com/clubbing/showthread.php?t=34434"] [/URL]

  10. #160
    Lurah seorangs.com is on a distinguished road seorangs.com's Avatar
    Tanggal Gabung
    Aug 2008
    Posts
    161
    Rep Power
    7

    Default

    DRUPADI...
    Dru = bingung
    Pa = Papan
    Di = Dumadi...

    Jadi Drupadi memberi gambaran tentang pertentangan batin manusia yang jadi perebutan antara noble pandawa dan bad kurawa.

Thread Yang Serupa

  1. Tokoh – tokoh dunia yg meninggal dalam keadaan miskin
    By yosuke_sagara in forum Warung Kopi
    Jawab: 20
    Postingan Terakhir: 20-12-09, 08:36 PM
  2. Tokoh Kartu Kesayangmu apa sih??
    By avatas_naruto in forum Anime, Manga, Kartun dan Komik
    Jawab: 38
    Postingan Terakhir: 02-11-09, 07:25 PM
  3. [serius] SCRAMBLE WORD [TOKOH] .....
    By cah_ayu in forum Tebak-Tebakan
    Jawab: 5
    Postingan Terakhir: 09-02-09, 05:02 PM
  4. [hot] Tokoh dan peristiwa (bersambung ....)
    By cubu x in forum Selebriti Indonesia
    Jawab: 2
    Postingan Terakhir: 10-08-08, 07:26 PM
  5. tokoh idola lo................(barat-Indo)
    By lucky.no.more in forum Layar Tancep
    Jawab: 29
    Postingan Terakhir: 06-11-06, 02:19 PM

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • Kamu tidak diijinkan edit postinganmu