Hai.. hai...
Apabila kamu melihat tulisan ini berarti kamu belum terdaftar sebagai warga KL. Ayo gabung dengan Daftar terlebih dahulu, tentunya kamu akan menemukan banyak teman untuk saling berbagi informasi ataupun solusi di forum ini.
Pepak Boso Jowo.... - Halaman 7

+ Reply to Thread
Hal. 7 dari 13 PertamaPertama ... 5 6 7 8 9 ... TerakhirTerakhir
Menampilkan 61 s/d 70 dari 127
  1. #61
    Warga tera_rien is on a distinguished road
    Tanggal Gabung
    Apr 2008
    Posts
    24
    Rep Power
    0

    Default

    kulo nuwun...
    saderengipun nyuwun pangapunten menawi kulo gadah lepat amargi kulo namung tiyang alit ingkang badhe nderek ngangsu kawruh wonten mriki...

  2. #62
    Walikota chandra.as is on a distinguished road chandra.as's Avatar
    Tanggal Gabung
    Sep 2006
    Lokasi
    In Your Heart
    Posts
    3.886
    Rep Power
    11

    Default

    Sugeng enjing sedanten..................
    dinten puniko kok sepie, wonten pundi tho tiyang2 puniko........
    " A friend is someone who understands you past, believes in your future and accepts you today the way you are"

  3. #63
    Moderator Kahyangan
    Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2005
    Lokasi
    Sudukpangudaludal
    Posts
    4.380
    Rep Power
    10

    Default

    @ tera_rien

    Sugeng rawuh, sugeng wawan pangandikan wonten ing Jagad Maya Kapanlagi.com...


    "OM BHUR BHUVAHA SWAHA OM TAT SAVITUR VARENYAM
    BHARGHO DEVASYA DHIMAHI DHIYO YONAHA PRACHODAYAT
    "


  4. #64
    Moderator Lucu2an Aja Deh Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow has much to be proud of Blue_Shadow's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2008
    Lokasi
    Jkt-Krwg-Jkt with Love
    Posts
    8.930
    Rep Power
    26

    Default

    *minder abis klo buka tret ini....soale boso jawi kromo inggil kulo menika pating pecotot mboten karu2an*

    *** iF U cAnNot bE a cLeVeR peRsoN, bE a kInD oNe ***



    *** There are THREE SIDES to every ARGUMENT : YOUR side, MY side and the RIGHT side ***


  5. #65
    Moderator Kahyangan
    Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2005
    Lokasi
    Sudukpangudaludal
    Posts
    4.380
    Rep Power
    10

    Default

    Quote Originally Posted by Blue_Shadow Tampilkan Postingan
    *minder abis klo buka tret ini....soale boso jawi kromo inggil kulo menika pating pecotot mboten karu2an*
    Mboten punapa punapa jeng Blue Shadow, sing penting nekat wae... Isin to boso inggrise entuk biji sanga, tapi basa jawa entuk lima.


    "OM BHUR BHUVAHA SWAHA OM TAT SAVITUR VARENYAM
    BHARGHO DEVASYA DHIMAHI DHIYO YONAHA PRACHODAYAT
    "


  6. #66
    Moderator Kahyangan
    Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2005
    Lokasi
    Sudukpangudaludal
    Posts
    4.380
    Rep Power
    10

    Default

    Pelajaran berikutnya adalah mengklasifikasikan kalimat :

    Jenis kalimat menurut maknanya atau maksudnya, dapat dibedakan menjadi 8, yaitu:

    (1) kalimat berita (ukara carita)
    Misalnya: “Saiki akeh nom-noman sing wis ora bisa basa jawa
    (Sekarang banyak pemuda yang sudah tidak bisa berbahasa Jawa)

    (2) kalimat tanya (ukara pitakon),
    Misalnya: ”Kapan Kris nggonmu mangkat menyang Jakarta?
    (Kapan Kris kamu berangkat ke Jakarta)

    (3) kalimat perintah (ukara pakon),

    Misalnya: ”Gendhongen dhisik adhimu, mengko rak meneng!
    (Gendonglah dulu adikmu, nanti pasti diam),

    (4) kalimat ajakan (ukara pangajak),
    Misalnya: “Mangga ta dipun-entosi ngriki, sinambi lenggahan
    (Marilah ditunggu di sini, sambil duduk)

    (5) kalimat permintaan (ukara panjaluk),

    Misalnya: “Menawi kakangmas marengaken, kula nyuwun pamit sedinten kemawon
    (Kalau kakak mengijinkan, saya minta parnit sehari saja)

    (6) kalimat harapan (ukara pangarep-arep),
    Misalnya: “Mugi-mugi Gusti Allah ingkang Maha Kuwaos paring pangaksama dhateng sedaya kalepatan kawula
    (Mudah-mudahan Tuhan Allah Yang Mahakuasa mengampuni semua kesalahan saya)

    (7) kalimat berjanji (ukara prajanji),
    Misalnya: ”Uger tanpa alangan setunggal menapa, kula temtu dhateng
    (Asalkan sama sekali tidak ada rintangan, saya pasti datang)

    (8) kalimat pengandaian (ukara upama),

    Misalnya: ”Upama aku bisa mabur, aku arep mider – mider saindhenging bawana
    (Seandanya saya bisa terbang, saya akan berkeliling ke seluruh dunia)


    "OM BHUR BHUVAHA SWAHA OM TAT SAVITUR VARENYAM
    BHARGHO DEVASYA DHIMAHI DHIYO YONAHA PRACHODAYAT
    "


  7. #67
    Moderator anu geulis tea
    wie_dy will become famous soon enough wie_dy will become famous soon enough wie_dy's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2004
    Lokasi
    ~d! n3G3R! 3Nt@h B3R@nT@H ~
    Posts
    2.574
    Rep Power
    14

    Default

    Quote Originally Posted by Bathara Narada Tampilkan Postingan
    PARAMASASTRA BASA JAWA

    Paramasastra berarti pedoman tentang tata tulis serta urutan kata dalam suatu bahasa.

    Pedoman dalam paramasastra ini berkaitan dengan seluruh bagian bahasa, mulai dari unsur bahasa yang terkecil yaitu bunyi (swanten), kemudian unsur yang lebih besar yaitu kata (tembung), dan meningkat menjadi kalimat (ukara), dan akhirnya menuju tingkat tutur (speech level) atau unggah ungguhing basa.

    Dengan kata lain, Bahasa Jawa memiliki tata suara (titi swara), tata kata (titi tembung), tata kalimat (titi ukara) dan tata bahasa (titi basa)

    Titi ukara (tata kalimat) dalam bahasa Jawa, menitik beratkan pada penggunaan / fungsi kalimat.

    Bagian bagian dalam sebuah kalimat sendiri dapat dibagi menjadi sedikitnya tiga bagian utama dan satu bagian berupa keterangan, yaitu:

    1. Subjek (Jejer)
    2. Predikat (Wasesa)
    3. Objek (Lesan)
    4. Keterangan (Katrangan)

    Uraian ini lebih menekankan pada bagian-bagian kalimat, seperti telah diuraikan di atas bahwa bagian-bagian kalimat mencakup Subjek (jejer), predikat (wasesa), objek (lesan), dan keterangan (katrangan).

    Subjek (jejer) adalah inti kalimat yang berupa kata benda (tembung aran) atau yang menjadi jawaban atas pertanyaan: siapa (sapa / sinten) dan apa (apa / punapa).

    Misalnya:
    (a) Cangkemsowek maca koran neng kamar.
    jejer
    (Cangkemsowek membaca koran di kamar)

    (b) Koran diwaca Cangkemsowek neng kamar.
    jejer
    (Koran dibaca Cangkemsowek di kamar)

    Kata Cangkemsowek dan koran merupakan kata yang menjadi jawaban atas pertanyaan sapa 'siapa' dan apa 'apa', bila terdapat pertanyaan:
    (1) Sapa sing maca? 'Siapa yang membaca?'
    (2) Apa sing diwaca? 'Apa yang dibaca?'

    Jawabannya apabila didasarkan pada kedua kalimat diatas (a) dan (b) adalah kata Cangkemsowek dan koran.

    Subjek (jejer) juga merupakan bagian dari fungsi kalimat yang diuraikan, yang dibicarakan, yang diceritakan keadaannya atau kondisinya.

    Subjek memiliki sifat-sifat:
    (a) merupakan bagian kalimat yang paling inti,
    (b) berdiri sendiri (berupa kata benda, kata ganti, dan sebagainya),
    (c) terdiri dari satu kata, dua kata atau lebih (frasa), bisa juga berupa klausa
    (d) secara kategorial berasal dari kata benda, kata ganti, atau dari jenis kata lain yang sudah menjadi kata benda (tembung andhahan atau kata jadian).

    Perhatikan contoh di bawah ini, kata yang bergaris bawah merupakan subjek (jejer):

    Dhek wingi dheweke lungo menyang Klaten. (Kemarin dia pergi ke Klaten)
    (Kata “dheweke” sebagai unsur inti dalam kalimat ini berupa kata ganti dan bisa berdiri sendiri).

    Kasugihane ora ana sing madhani.(Kekayaannya tidak ada yang menyamai)
    (Kata “kasugihane” berupa kata jadian).

    Olehe arep tindak menyang Jakarta, ora sida. (Rencana(nya) akan pergi ke Jakarta, tidak jadi.)
    (Subjek berupa klausa).

    Jenis Subjek dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:

    (1) Subjek aktif (terdapat pada kalimat aktif atau tanduk):
    Wiedy maca koran neng kamar (Wiedy membaca koran di kamar)

    (2) Subjek pasif (terdapat pada kalimat pasif atau tanggap):
    Pilar dijiwit Ririn (Pilar dicubit Ririn)

    (3)Subjek nominal (terdapat pada kalimat nominal, kalimat yang predikatnya selain kata kerja)
    Dheweke guru (Dia guru)

    ===========================

    Predikat adalah semua kata yang menguraikan Subjek, baik keadaan maupun kondisinya.

    Perhatikan contoh di bawah ini, kata yang bergaris bawah merupakan predikat (wasesa):

    Misalnya, “Wan Abud maca stensilan ing kamar” (Wan Abud membaca stensilan di kamar)
    (predikatnya (wasesa) kata “maca” (membaca)).

    Predikat dapat dibedakan menjadi:
    (1) predikat kerja (kata kerja,verba) : (a) predikat aktif dan (b) predikat pasif
    (2) predikat bukan kerja (selain kata kerja).

    Misalnya:
    (1.a) “Wan Abud maca stensilan ing kamar” (Predikat aktif = “maca” (membaca))
    (Wan Abud membaca stensilan di kamar)

    (1.b) “Stensilan diwaca Wan Abud ing kamar” (Predikat pasif = diwaca (dibaca))
    Stensilan dibaca Wan Abud di kamar

    (2) Buntelan kae buku. (Wasesa tembung aran (predikat kata benda) = buku)
    Bungkusan itu (berisi) buku

    (3) Lakune keminggiren. (Jalannya terlalu ke pinggir)
    (Predikat kata keadaan: keminggiren (terlalu ke tepi))

    (4) Sing arep tak-warahi kowe kabeh. (Yang akan saya ajari kamu semua.)
    (Predikat berupa kata ganti ”kowe (kabeh)” anda (semua) )

    (5)Pitike mung telu, bebeke sewelas. (Ayamnya hanya tiga, bebeknya sebelas)
    (Predikat berupa kata bilangan telu (tiga) saha sewelas (sebelas))

    Dengan demikian, predikat yang berupa kata kerja, kata benda, kata keadaan, kata ganti, dan kata bilangan atau setidaknya yang menjadi jawaban atas pertanyaan: ngapa (mengapa), aneng apa (ada apa), punapa / menapa. (apa), kepriye / kados pundi (bagaimana), sapa / sinten (siapa), dan pira / pinten (berapa).

    ===========================

    Objek adalah fungsi kalimat yang menjadi tujuan atau sasaran, maka Objek biasanya berupa kata benda, kata ganti, atau kata-kata bentukan menjadi kata benda.

    Perhatikan contoh di bawah ini, kata yang bergaris bawah merupakan Objek (Lesan):

    Objek dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :

    (1) Objek penderita
    Contoh: Bocah iku naboki kancane (Anak itu menampari temannya)

    (2) Objek pengalam
    Contoh: Serina nukokake adhine doianan (Serina membelikan adiknya mainan)

    (3) Objek penyebab
    Contoh: Aku wis jeleh karo omongane (Saya sudah bosan dengan ucapannya).

    Dengan demikian, kata kancane (temannya), adhine (adiknya), dan omongane (ucapannya), adalah kata-kata yang menjadi jawaban atas pertanyaan: Sapa sing ditaboki? (Siapa yang ditampari?), Sapa sing ditukokake (dolanan)? (Siapa yang dibelikan (mainan)?), dan Apa sing njelehi? (Apa yang membosankan?).

    Objek juga memiliki sifat bahwa kadang-kadang bisa menjadi subyek dalan kalimat pasif (dari kalimat “Wan Abud maca stensilan neng kamar” (Wan Abud membaca stensilan di kamar)) menjadi “Stensilan diwaca Wan Abud neng kamar” (Stensilan dibaca Wan Abud di kamar).

    ===========================

    Keterangan adalah fungsi kalimat yang terdiri dari kata, bagian kalimat, atau bisa juga berupa kalimat yang menerangkan kata atau unsur lainnya. Adanya keterangan dalam kalimat ada yang berpendapat bahwa tidak penting kehadirannya dalam kalimat (unsur bukan inti) tetapi keterangan bisa juga menambah keterangan pada inti kalimat. Dengan demikian, keterangan memiliki sifat manasuka, dapat ada, dapat dilesapkan tetapi tidak menghilangkan inti kalimat.

    Keterangan dapat berupa nomina: wingi (kemarin), sesuk' (besok) dan nomina dengan adanya preposisi : neng kamar (di kamar), nyang Jakarta (ke Jakarta).

    Misalnva:
    “Wan Abud maca stensilan neng kamar”
    (Inti kalimat terdiri dari kata Wan Abud, maca, dan stensilan. “Wan Abud maca stensilan” memiliki makna yang utuh atau lengkap)

    Wan Abud maca stensilan neng kamar. (neng kamar ini bersifat manasuka)
    (Wan Abud membaca stensilan di kamar)

    Wan Abud maca stensilan dhek wingi (dhek wingi juga bersifat manasuka)
    Wan Abud membaca stensilan kemarin

    Jadi, keterangan dapat menjadi jawaban atas pertanyaan: kapan (kapan), ngendi (di mana), apa alesane (apa alasannya), sarana /piranti apa (dengan menggunakan alat apa) dan sebagainya

    Misalnya:
    Kalawingi Susila manggih pakewed. (Keterangan waktu, kalawingi)
    (Kemarin Susila mendapat rintangan)

    Susila nyambut damel wonten Jakarta. (Keterangan tern pat, wonten Jakarta)
    (Susila bekerja di Jakarta)

    Dheweke kegelan atine marga wong wadon iku. (Keterangan sebab, marga wong wadon iku)
    (Dia kecewa hatinya karena perempuan itu)

    Yossa nugel kawat nganggo tang. (Katrangan piranti, nganggo tang)
    (Yossa memotong kawat menggunakan tang)
    rien SD kalian SMP kulo diajar boso sundo...sakniki kedah saget boso jawi... susah juga ich bahasa daerah tuch

  8. #68
    Moderator Kahyangan
    Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada is a splendid one to behold Bathara Narada's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2005
    Lokasi
    Sudukpangudaludal
    Posts
    4.380
    Rep Power
    10

    Default

    Quote Originally Posted by wie_dy Tampilkan Postingan
    rien SD kalian SMP kulo diajar boso sundo...sakniki kedah saget boso jawi... susah juga ich bahasa daerah tuch
    Wiedy, tulisan signature-mu kuwi keliru! Sing bener Ngayogyakarta hadiningrat


    "OM BHUR BHUVAHA SWAHA OM TAT SAVITUR VARENYAM
    BHARGHO DEVASYA DHIMAHI DHIYO YONAHA PRACHODAYAT
    "


  9. #69
    Moderator anu geulis tea
    wie_dy will become famous soon enough wie_dy will become famous soon enough wie_dy's Avatar
    Tanggal Gabung
    Apr 2004
    Lokasi
    ~d! n3G3R! 3Nt@h B3R@nT@H ~
    Posts
    2.574
    Rep Power
    14

    Default

    hihihihihih njih mas kulo gentos...nyuwun sewu kalian matur suwun

  10. #70
    Iseng2 jadi Moderator
    XBuGX is a jewel in the rough XBuGX is a jewel in the rough XBuGX is a jewel in the rough XBuGX's Avatar
    Tanggal Gabung
    Dec 2007
    Lokasi
    ada gula, ada semut
    Posts
    5.499
    Rep Power
    14

    Default

    nyimak wae, aku ra mudeng boso jowo alus...makane sinau..
    lha nek ngene carane kan boso jowo ora punah

    klik gambar

    ato
    masuk di sini: http://www.myspace.com/enigmatedeath

    download our demo: Mirror Of Fools


Thread Yang Serupa

  1. Cah Blitar boso jowoan neng kene
    By executioner in forum Jawa Timur
    Jawab: 6
    Postingan Terakhir: 16-02-09, 08:05 PM
  2. Terjemahan Lagu Boso Jowo
    By karel in forum Ketawa dong!
    Jawab: 12
    Postingan Terakhir: 20-03-08, 10:58 PM
  3. Iso boso jowo
    By ato_arya in forum Warung Kopi
    Jawab: 407
    Postingan Terakhir: 27-03-07, 09:50 AM
  4. Film2 boso Jowo....[kudu di woco!!!]
    By ajibatman in forum Layar Tancep
    Jawab: 2
    Postingan Terakhir: 17-11-05, 11:52 PM

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • Kamu tidak diijinkan edit postinganmu