SBY: Kerukunan Antarumat Beragama Sudah Lebih Baik
Apakah masyarakat kita memang sudah rukun ? semoga bisa rukunPresiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan konflik di Indonesia kini tidak seburuk dahulu, saat krisis 1998 terjadi.
Ditegaskan SBY, di hadapan 128 Perwakilan internasional, bahwa keadaan Indonesia yang sekarang terjadi tidak seburuk apa yang terjadi ketika mengalami tahun-tahun berat di waktu krisis yang lalu.
"Tidak seburuk yang dibayangkan, yang terus diberitakan media massa. meskipun ada konflik dan benturan di beberapa tempat, secara nasional kerukunan sosial dan kerukunan antarumat beragama sudah lebih baik," ujar SBY, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Rabu (15/2/2012).
Dilanjut SBY, 240 juta rakyat Indonesia dengan aneka suku, agama dan rasnya, secara nasional masih terjaga dengan baik kerukunannya.
Ditegaskannya, bahwa fokus kebijakan pemerintah dalam hal ini untuk menjaga kerukunan antarumat beragama untuk mencegah kekerasan di atas segalanya sangat jelas. Kebebasan beragama dijamin tidak ada diskriminasi, tidak ada pembiaran.
"Meskipun tidak muncul di media massa, banyak selisih yang diselesaikan dengan mediasi. Pendekatan hukum tidak serta merta menyelesaikan masalah. Kalau ada kekerasan dan pelanggaran hukum kita hentikan," jelasnya.
SBY mengakui bahwa sejumlah penanganan dari aparat keamanan di kejadian tertentu itu terlambat, kurang antisipasi, kadang tidak tuntas, kadang nampak kurang profesional, cara menjelaskan kepada publik juga kurang efektif. Dengan demikian menyisakan citra negatif.
Tapi, demikian ia mengutarakan, percayalah hal itu semata-mata menyangkut profesionalitas dan kapabilitas.
Sumber
Apakah beberapa masyarakat Indonesia bener-bener menginginkan kerukunan antar umat beragama maupun antar suku? semoga semuanya pingin rukun dengan tulus, setulus-tulusnya.
Indonesia UNITE![]()




Menjawab Disertai Quote
Setuju ane. Semoga kita bisa menjadi contoh bangsa-bangsa lain di dunia untuk kerukunan antarumat beragama.




Bookmarks