Pasuruan (beritajatim.com) - Lagi-lagi, suporter bola bonek menelan korban jiwa. Kali ini korbannya adalah Abdul Fajar (52), warga Dusun Ngayunan, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Korban yang tewas akibat dikeroyok puluhan bonek, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga.
Kades Kedungringin Najib Setiawan menceritakan, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di RSU dr Soetomo Surabaya. Bapak 4 anak ini juga sempat menjalani perawatan medis selama 2 malam 1 hari di rumah sakit itu. Namun, nyawa pria yang dikenal ramah dan baik hati ini akhirnya tak tertolong akibat luka yang dialaminya amat parah.
"Korban dikeroyok bonek pada hari Minggu (8/1/2012) sekitar pukul 15.00 WIB, mas. Saat itu memang lagi ada pertandingan Persebaya melawan PSM. Kejadian itu bermula, ketika puluhan bonek menjarah pedagang es degan di sebuah SPBU di Gedangan, Sidoarjo. Merasa kasihan, korban lantas mengingatkan bonek," ujar Najib Setiawan, Selasa (10/1/2012).
Lantaran tak terima diingatkan saat melakukan penjarahan, ungkap Najib, para bonek langsung melemparkan batu paving ke truk colt diesel yang dikendarai korban. Merasa nyawanya terancam, Abdul Fajar yang saat itu tengah mengisi solar di SPBU lantas lari keluar. Namun naasnya, ketika dikejar-kejar, dia terjatuh dan menjadi bulan-bulanan puluhan bonek.
"Kepalanya mengalami gegar otak dan matanya lebam-lebam akibat penganiayaan itu. Korban sempat dirawat di rumah sakit di daerah Sidoarjo, sebelum dirujuk ke RSU dr Soetomo. Naas bagi dia, karena pada Senin (9/1/2012) malam sekitar pukul 19.30 WIB, korban akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya tiba di rumah duka pukul 22:00 WIB tadi malam," jelasnya.
Setelah dimandikan dan disholati, jenazah Abdul Fajar kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di desanya. Pemakaman korban pun diiringi isak tangis anggota keluarga dan para tetangga dekat.
Bahkan Bella, mahasiswi semester II Universitas Negeri Malang, yang tak lain putri kesayangan korban, tak henti-hentinya meneteskan air mata.
[bec/kun]
[dari situ]
Bookmarks