|
![]() |
|
|
Thread Tools | Display Modes |
|
#1
|
||||
|
||||
|
Menjawab pertanyaan satu teman di sini, saya akan berusaha menyajikan informasi dari sudut budaya sastra. Bila ada teman yang dapat menambah dari aspek agama atau kepercayaan dipersilahkan sekali. Mohon koreksinya bila ada yang salah pada rangkuman saya di bawah.
![]() Sun Go Kong adalah salah satu tokoh utama dalam salah satu novel klasik Tiongkok “Shi You Ji” “Perjalanan ke Barat” karya Wu Cheng-en pada masa Dinasti Ming yang kemudian populer selama berabad2 lamanya baik di dalam maupun di luar Tiongkok. Dalam novelnya itu, Wu terlihat lebih menekankan tokoh Sun Go Kong daripada tokoh sejarah asli Pendeta Xuan Zang (Tang San-zhang/Tong Sam-Cong) dapat dilihat dari penokohan Pendeta Tong sebagai seorang yang baik hati namun lemah. Padahal dalam sejarahnya, Pendeta Tong mengadakan ekspedisi sendirian yang dapat membuktikan ketegarannya. Walaupun di tengah jalan ia bertemu dengan seorang teman bernama Shih Pan Tuo, namun ia kemudian melarikan diri ketika mereka menemui kesulitan. Kesulitan yang dimaksud adalah perampokan oleh bandit2 di tengah jalan. Saya di suatu kesempatan menyimak tayangan tentang Pendeta Tong di channel Discovery. Oleh Discovery, Pendeta Tong difilmkan sedang dikejar2 oleh para bandit berparas Turkistan (Asia Tengah) sebelum akhirnya sampai ke India dalam satu penggal cerita. Riwayat Sun Go Kong secara sekilas adalah tinggi badan 1.33 meter, pada umur 320 tahun ia menuju Gunung Hua Guo, menjadi dewa dengan gelar “Qi Tian Da Sheng” pada umur 357 tahun. 180 tahun kemudian, karena suka membangkang, ia dihukum ditimpa di bawah Gunung Wu Sing selama 500 tahun. Setelah itu, ia berguru kepada Pendeta Tong dan menjalankan perintah untuk mengawal Pendeta Tong mengambil kitab suci ke India. Ia dikisahkan adalah perwujudan dari sebuah kera batu. Dalam perkembangannya, karena Sun Go Kong terkenal akan kesaktiannya, muncul opini bahwa Wu mengambil tokoh Sun Go Kong muncul dari inspirasinya atas cerita Ramayana dari India yang mana juga ada mengisahkan tokoh kera sakti Hanoman. Di dalam kalangan sastrawan Tiongkok sendiri juga terdapat pendapat yang mendukung opini ini, namun mayoritas menolak teori ini. Juga ada yang berpendapat bahwa Wu mendapat inspirasi dari Hanoman, namun Sun Go Kong kemudian digambarkan tanpa ada kaitan sama sekali denan Hanoman India. Lu Xun (1881~1936) adalah Bapak Sastra Modern Tiongkok yang terkenal. Ia berpendapat bahwa Sun Go Kong adalah karya Wu yang mengambil inspirasi dari cerita karya Lee Gong-zuo yang hidup di zaman Dinasti Tang. Dalam novelnya berjudul “Gu Yue Du Jing“, ia menceritakan tentang siluman sakti bergelar Huai Wo Shuei Shen yang akhirnya juga berhasil ditaklukkan oleh kekuatan Buddha. Setelahnya ia berganti nama menjadi Wu Zi Qi. Lu Xun berpendapat bahwa Wu Cheng-en mengambil tokoh Sun Go Kong atas modifikasi Wu Zi Qi. Lalu, sastrawan lain juga berpendapat bahwa tokoh Sun Go Kong adalah asli Tiongkok karena ada seorang pendeta yang juga terkenal di masa Dinasti Tang bergelar Wu Kong (Go Kong = Hokkian), nama asli Che Chao-feng. Namun Hu Shi, sastrawan lain berpendapat bahwa Wu mengambil inspirasi dari Hanoman yang dikisahkan dalam cerita Ramayana. Karena ia berspekulasi bahwa tidak mungkin cerita Ramayana yang terkenal itu tidak sampai di Tiongkok. Jadi pasti ada pengaruh Hanoman pada karya Wu Cheng-en tadi. Ada pula sastrawan lain Ji Xian-lin yang berpendapat bahwa Sun Go Kong adalah Hanoman yang dimodifikasi menjadi Sun Go Kong tanpa ada kaitan sama sekali dengan Hanoman-nya sendiri kecuali sama2 merupakan kera sakti. Namun kera sakti Sun Go Kong jelas adalah perpaduan antara kepercayaan, cerita rakyat dan kreasi daripada penulisnya sendiri, Wu Cheng-en. Akhirnya giliran saya mengemukakan pendapat pribadi. Menurut saya, walaupun Ramayana adalah cerita lebih awal daripada Shi You Ji, namun mengatakan Sun Go Kong adalah sama dengan Hanoman adalah suatu pendapat yang tidak seluruhnya benar. Kepopuleran Ramayana yang merupakan legenda agama Hindu di Tiongkok juga tidak terbukti karena agama Hindu tidak pernah menyebar ke Tiongkok seperti halnya di Indonesia. Sun Go Kong juga bukan ciptaan dari Wu sebenarnya, karena di masa sebelumnya, Dinasti Song Selatan, telah ada dikisahkan Sun Go Kong dalam buku “Da Tang San Zang Qu Jing Shi Hua“. Bila tetap harus mengatakan Sun adalah Hanoman, maka darimana pula munculnya tokoh Zhu Ba Jie (Ti Pat Khai)? Wu adalah seorang sastrawan dan seorang sastrawan selalu berkarya berdasarkan ilham yang muncul waktu itu. Akhirnya, terserah kepada pribadi masing2 untuk lebih condong ke pendapat mana karena itu merupakan kemerdekaan masing2 individu. Rinto Jiang Dari berbagai sumber
__________________
Salaaam....
Last edited by Mei Hwa; 13-01-2009 at 12:30 PM. |
|
#2
|
|||
|
|||
|
yah...
ini juga pendapat pribadi sih, kalo dipermasalahkan apakah hanuman dan sun go kong sama? jelas tdk, lha latar belakang cerita sudah jauh banget beda. tapi kalo apakah ada kemungkinan cerita tokoh sun go kong sedikit terinspirasi dari cerita mengenai hanuman? secara sastra itu dimungkinkan, krn toh wajar2 saja kalo cerita ramayana terdengar di tiongkok dikarenakan epos ramayana juga merupakan epos besar, sedangkan disisi lain orang2 china terkenal sebagai petualang yg sampe kemana mana, lihat saja catatan perjalanan sejarah masa lalu byk bersumber dari musafir2 china. dan lagi hanuman cukup dipuja di daerah srilanka, malah mungkin lebih terkenal dibanding sumbernya sendiri di india, nah musafir2 dari china bisa sampe indonesia, rasanya wajar2 saja kalo sampe di srilanka juga. omong2 kalo nda salah denger cerita See Yu (dari dulu taunya make nama ini sih) atau perjalanan kebarat sebetulnya merupakan bentuk sindiran secara sastra terhadap pemerintahan dinasti Ming yg saat itu dianggap rada kacau birokratnya, misalnya gambaran Kaisar Permata yg disitu digambarkan agak pengecut dan ceroboh sebetulnya merupakan gambaran dari kaisar era itu. ada juga versi lain yg mengatakan itu cerita utk menyindir bahwa budhisme lebih hebat dibandingkan taoisme (yg merupakan kepercayaan ataupun filsafat hidup asli tiongkok), digambarkan dengan kejadian bahwa pada waktu sun go kong mengacau di langit, para dewa tdk mampu menanganinya, bahkan kaisar permata cenderung takut terhadapnya, tetapi setelah berhadapan dengan sang budha, cukup dgn sebelah telapak tangan maka sun go kong sudah bisa ditaklukkan. yah cukup byk penafsiran2 sih terhadap cerita tersebut, mungkin ts (ini cc apa kk ya?) bisa memberikan penafsiran lebih lengkap? maklum saat era kelahiran saya yg agak telat menyebabkan cukup byk sastra2 china yg sulit saya dapatkan saat ini. bisa sih kalo mau dpt lagi tapi versi bahasa mandarin, lha saya ga bisa bacanya terakhir saya dpt buku cuman Impian Rumah Merah, versi bahasa inggris dan mandarin (halaman kanan bahasa inggris, halaman kiri mandarin) belinya nitip wkt ada temen di beijing. nah saya sebetulnya lagi pengen baca Hong Sin (penganugerahan malaikat) soalnya dulu bacanya sepenggal2, wkt saya mo nitip temen ternyata dia ga bisa dpt di sana (oon kali org nya ya), kali aja TS bisa bantu cari buku ini? maaf agak melenceng dr topic, back to hanuman dan sun go kong nah dilihat dari kacamata yg lain, coba yg sudah bisa melihat dunia lain, coba diperhatikan, dunia hanuman dan dunia sun go kong, apa sama? hehehe... |
|
#3
|
||||
|
||||
|
Quote:
Kebetulan saya sendiri di Indonesia dan kesulitan mencari buku seperti yang om maksudkan, karena saya sendiri kesulitan membaca dalam huruf cina.. ![]() cuman perbandingan diatas antara Sun Go Kong dan Hanuman terinspirasi dari keberadaan kerajaan kera yang ada dalam epos Agung Ramayana dan adanya cerita Agung Perjalanan Ke Barat... kemungkinan bukan sama, tapi keberadaan Hanuman adalah sumber inspirasi dari munculnya tokoh Sun Go Kong. Sekedar nambahin, ada juga yang mengatakan bahwa kisah Perjalanan ke Barat ini adalah kisah yang menggambarkan diri manusia sejati (mungkin.. sekali lagi mungkin) bisa sedikit berkaitan dengan Sedulur Papat Limo Pancer dalam budaya Jawa... Masing2 karakter menggambarkan sifat dasar manusia: 1. Sun Go Kong yang nakal, cerdik, lincah tapi tidak mau diatur 2. Ti Pat Kay, yang malas, rakus, tapi kuat dan patuh terhadap perintah 3. Sah Ceng yang bodoh, tolol tapi memiliki kesetiaan yang luar biasa. 4. Guru yang memimpin mereka adalah orang yang memiliki pengetahuan tapi tidak memiliki emosi sama sekali... Dan dalam kisah ini, diharapkan agar keempat karakter tadi harus bekerja sama dalam mencapai tujuan akhir dalam perjalanan ke Barat (apa boleh disejajarkan dengan konsep moksha).. O ya.. sebgai tambahan... cuman sekedar informasi aja, dalam kisah Jepang, di'tambahkan' satu karakter lagi: kuda putih yang adalah jelmaan dari Pangeran Naga, yang dalam kisah Cina kuda putih ini hampir tidak ada peran, selain sebagai tunggangan sang Guru... ![]() Mungkin bisa kita diskusikan lebih panjang oom? Oh iya. nick saya berarti "bunga persik".. jadi ya saya perempuan lah...
__________________
Salaaam....
|
|
#4
|
|||
|
|||
|
Quote:
cuman tau hua/hoa/hwa artinya bunga, selebihnya nda tau, tapi kan byk juga cowo yg make nick cewe, makanya butuh kepastian dulu ![]() kalo gitu saya panggil cc aja deh wah??? baru tau saya kalo mengenai kudanya itu ternyata tambahan dari jepang, soalnya kalo dikomik yg saya baca sewaktu smp dulu kisah mengenai naga yg menjadi kuda tunggangan juga dibahas, saya pikir aslinya memang begitu dari sononya. kalo utk yg sekarang apa ada yg berbentuk novelnya ya? pengen koleksi lagi, pengen koleksi kisah2 klasik. sekarang ini yg punya sam kok (indonesia), batas air (chinese-english), impian rumah merah (chinese-english). msh pengen Hong Sin (penganugerahan malaikat), See Yu (perjalanan ke barat), kisah musim semi dan musim gugur. susah cari gini2 an, moga2 nanti ada deh. utk perjalanan ke barat komik yg model lama uda ga punya, paling saat ini cuman punya komik versi tsai chih chung, semi dagelan, yg bahasa inggris. ada referensi nda cc kalo cari gini2 an kemana? utk perbandingan dgn sedulur papat limo pancer (s45p) kalo versi jawa asli rasanya agak beda. utk bahas s45p saya kurang berani krn rasanya ada sesepuh lain yg lebih mantabs. mungkin gambaran sifat2 manusia di perjalanan ke barat lebih mirip dengan 4 sifat/nafsu di dalam ajaran islam sekian dulu deh cc, tar ditambahin lagi ya, kayaknya ketemu penggemar sastra deh, bisa minta byk info nih, saya bukan termasuk penggemar sastra sih, tapi tergolong demen baca apa aja |
|
#5
|
||||
|
||||
|
menarik sekali pembahasanya
|
|
#6
|
||||
|
||||
|
duduk manis aja dah... sambil baca² dari sesepuh di sini
__________________
TEMAN DALAM BERMAIN..MUSUH DALAM BERCINTA FORZA MILAN...!!! ~~TUNA SATAK..BATHI SANAK~~ |
|
#7
|
||||
|
||||
|
Quote:
Aku sendiri ndak gitu ngerti.. apakah dalam buddhisme juga dikenal adanya para dewa ya?
__________________
I HATE WIDE PEOPLE They Are Copies of Me! |
|
#8
|
||||
|
||||
|
dari dolo nonton film sun go kong ga pernah ada bosennya ... dari kecil liat ne film dengan beberapa versi dan tokoh ampe kemaren2 pernah di tayangin ulang masih tetep aja suka ... semalem juga di tayangin di Global TV Sun Go Kong Milenium
__________________
Masa lalu adalah sejarah. Masa depan adalah misteri. Masa sekarang adalah ANUGERAH YM! : anti.kemapanan |
|
#9
|
|||
|
|||
|
Quote:
ngomong2 mana neh cc yg punya thread ? kok menghilang? ada yg bisa bantu cari buku cerita Perjalanan ke Barat yg baru? dlm bahasa inggris pun boleh, asal terjemahan yg mantabs |
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|
Similar Threads
|
||||
| Thread | Thread Starter | Forum | Replies | Last Post |
| Belajar bahasa hong kong | andrivistamedina | Warung Kopi | 0 | 28-08-2009 01:20 AM |
| MOnyet is KONG.. | Queen Astrie | Ketawa dong! | 1 | 06-07-2009 04:56 PM |
| Sun Go Kong, Beruang dan Kelinci | segerbuger | Ketawa dong! | 2 | 25-08-2008 12:47 PM |
| singkatan KING KONG | karel | Ketawa dong! | 4 | 19-02-2008 05:10 AM |