Member Login

Not registered? Register today!
Forgot your Password?
Threads Pilihan
Klik Juga Yang Ini


















Go Back Clubbing » KL SQUARE » Diskusi Bebas » Hak Konsumen Masih Terabaikan

Reply
 
 
Thread Tools Display Modes  
  #1  
Old 10-01-2009, 03:27 PM
blood_red's Avatar
blood_red blood_red is offline
Lurah
 
Join Date: Apr 2008
Location: Dimana Orang Ingin Tinggal
Posts: 277
Rep Power: 2
blood_red will become famous soon enough
Default Hak Konsumen Masih Terabaikan

Jumat, 9 Januari 2009 | 17:28 WIB Kompas
http://www.kompas.com/read/xml/2009/...h.terabaikan..

JAKARTA, JUMAT — Tahun 2008, hak-hak konsumen masih terabaikan. Berbagai persoalan mendasar masih saja merugikan konsumen, dan lebih parah dari tahun sebelumnya. Berbagai pasokan kebutuhan pokok acap mengalami krisis. Kalau pun ada, kualitasnya tidak memenuhi standar aman untuk dikonsumsi.

"Yang mendasar adalah jaminan ketersediaan. Kalau barang tidak ada, harga dinaikkan. Ini menjadi masalah, terutama terkait dengan elpiji, seperti tidak ada tanggung jawab pemerintah," kata Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Huzna G Zahir saat memaparkan Catatan Perlindungan Konsumen 2008 dan Teropong 2009 di Jakarta, Jumat (9/1).

Huzna menyatakan, tahun 2008 ditutup dengan kelangkaan bahan bakar elipiji yang merupakan bahan bakar rumah tangga andalan keluarga, terlebih setelah adanya program konversi minyak tanah ke elpiji. Kenyataannya, elpiji lenyap dari pasaran. Banyak alasan diberikan Pertamina dan pemerintah.

Penurunan harga bahan bakar minyak bersubsidi, premium dan solar, menurut Huzna, tidak cukup menggembirakan masyarakat. Kebijakan menurunkan harga BBM patut diapreasiasi. Namun, penurunan harga BBM tidak dinikmati masyarakat bawah karena pengusaha transportasi enggan menurunkan tarif.

"Ketika harga BBM turun, mereka berkokok bahwa BBM tidak signifikan untuk biaya produksi. Harga onderdil lebih signifikan, kata asosiasi pengusaha angkutan darat Organda," kata Huzna.

Sepanjang 2008, masyarakat juga dibuat khawatir atas kondisi pasokan pangan. Krisis pangan global seolah menjadi pembenaran melonjaknya harga berbagai bahan pangan seperti beras, kedelai, dan minyak goreng.

"Sebenarnya, Indonesia tidak perlu ikut terkena krisis apabila kebijakan pangan pemerintah lebih mendahulukan peningkatan produksi dalam negeri ketimbang membiarkan impor," kata Huzna.

Di samping itu, khusus terkait kedelai, impor yang setiap tahun selalu meningkat memberikan peringatan lain bagi semua konsumen. Kata Huzna, kedelai yang diimpor dari Amerika Serikat dapat dipastikan merupakan kedelai transgenik. Meskipun Indonesia telah meratifikasi Protokol Cartagena dan mempunyai Undang-Undang Pangan dan PP Label dan Pangan yang mengamanatkan kajian keamanan dan pelabelan produk transgenik, pada kenyataannya masih belum diterapkan sampai saat ini. Belum ditetapkannya Komite Keamanan Hayati selalu menjadi alasan untuk menunda penerapan pelabelan pangan transgenik.

Ketidakamanan pangan juga masih menjadi isu sentral di sektor pangan. Bahkan, variasinya lebih luas lagi. Temuan susu formula mengandung bakteri Enterobacter Sakazaki, produk impor susu dan turunannya yang mengandung melamin cukup menggegerkan, terutama konsumen yang memiliki bayi dan balita. Kasus lain yang menunjukkan makin "kreatifnya" orang dalam berusaha adalah ditemukannya produk pangan daur ulang.

"Produk pangan yang sudah kadaluarsa atau sisa-sisa makanan restoran diolah dan diperjualbelikan kembali," kata Huzna. Jelas ini memprihatinkan konsumen Indonesia.





Menurut Kawan-kawan :
1. Apakah Pemerintah gagal dalam Konversi Minyak Ke Gas ???
2. Apakah Pemerintah Sudah Tidak Memperdulikan rakyatnya dan konsumen "Produk pangan yang sudah kadaluarsa atau sisa-sisa makanan restoran diolah dan diperjualbelikan kembali," kata Huzna. Jelas ini memprihatinkan konsumen Indonesia. ?
3. Apakah Perusahaan di Indonesia Lebih Kepada Profit saja tidak memperdulikan hak konsumen terhadap suatu produk ?

Kalau jawaban gw :
1. Gagal,
karena banyak salah sasaran dalam pembagian kompor gas
mungkin cadangan gas indonesia tidak ada sehingga langka
2. Iya
Dewasa ini pemerintah tidak terlalu memperhatikan rakyatnya sebagai contoh di daerah penghasil beras terbesar di jawa barat saja masyarakat masih banyak makan nasi aking dan juga Pemerintah banyak mengurangi lahan pertanian menjadi daerah perumahan sehingga indonesia tidak akan lama lagi krisis pagan.
3. Iya.
Reply With Quote
  #2  
Old 11-01-2009, 10:49 AM
ariesinardi's Avatar
ariesinardi ariesinardi is offline
Super Moderator Kocak
 
Join Date: Nov 2004
Location: Disebelah tuh!!
Posts: 12,198
Rep Power: 10
ariesinardi has a reputation beyond reputeariesinardi has a reputation beyond reputeariesinardi has a reputation beyond reputeariesinardi has a reputation beyond reputeariesinardi has a reputation beyond reputeariesinardi has a reputation beyond repute
Send a message via ICQ to ariesinardi Send a message via Yahoo to ariesinardi
Default

Quote:
Originally Posted by blood_red View Post

Menurut Kawan-kawan :
1. Apakah Pemerintah gagal dalam Konversi Minyak Ke Gas ???
2. Apakah Pemerintah Sudah Tidak Memperdulikan rakyatnya dan konsumen "Produk pangan yang sudah kadaluarsa atau sisa-sisa makanan restoran diolah dan diperjualbelikan kembali," kata Huzna. Jelas ini memprihatinkan konsumen Indonesia. ?
3. Apakah Perusahaan di Indonesia Lebih Kepada Profit saja tidak memperdulikan hak konsumen terhadap suatu produk ?
1. Tidak sepenuhnya gagal kalo menurut gw.. tapi emang program ini sangat memaksa, tanpa diikuti penyuluhan yang tepat dan ketersediaan stock yang cukup bagi konsumen (baca: masyarakat). Jalur distribusi dan oknum dalam mata rantai juga harus dipertanyakan, terutama mata rantai dalam pusat produksi...

2. Kalo menurut aku sih, tidak sepenuhnya ditinggalkan, tapi tantangan ini terjadi di kalangan masyarakat "kurang beruntung" yang tingkat kepeduliannya sendiri terhadap higiene kadang rendah dan kurang memperhatikan, lha gimana, di otak mereka yang ada aku harus kenyang... dan lebih prihatin lagi, mereka hanya mampu mendapat makanan jenis ini, dan suara mereka juga kurang terdengar, entah karena tidak ada yang peduli atau memang mereka sudah puas dengan apa yang ada

3. Kalo pertanyaan ini susah2 gampang, ada yang peduli, ada yang ndak, dan yang peduli jauh lebih sedikit daripada yang ndak, dan yang keliatan, tentunya yang ndak peduli, dan udah gitu, dalam 1 perusahaan, ada yang peduli, ada yang ndak... gitu deh... tapi pengalaman yang jelas, unutk barang2 konsumsi, mereka2 yang peduli akhirnya demi menjaga kualitas, harus menaikkan biaya, jadi.. barang2 yang "memenuhi atau melebihi standar" harganya tinggi...

Lingkaran Setan di negara kita.. hiks..
__________________
I HATE WIDE PEOPLE
They Are Copies of Me!
Reply With Quote
  #3  
Old 12-01-2009, 10:15 AM
mas yanto's Avatar
mas yanto mas yanto is offline
Walikota
 
Join Date: Sep 2006
Location: di kampung orang!
Posts: 4,770
Rep Power: 10
mas yanto is a name known to allmas yanto is a name known to allmas yanto is a name known to all
Default

Quote:
Originally Posted by blood_red View Post
Menurut Kawan-kawan :
1. Apakah Pemerintah gagal dalam Konversi Minyak Ke Gas ???
2. Apakah Pemerintah Sudah Tidak Memperdulikan rakyatnya dan konsumen "Produk pangan yang sudah kadaluarsa atau sisa-sisa makanan restoran diolah dan diperjualbelikan kembali," kata Huzna. Jelas ini memprihatinkan konsumen Indonesia. ?
3. Apakah Perusahaan di Indonesia Lebih Kepada Profit saja tidak memperdulikan hak konsumen terhadap suatu produk ?

.
1. klo menurutku memang pemrintah tidak gagal dalam konversi elpiji.. yg jelas pemerintah belum bisa mengelola distribusi dan kurangnya kontrol pemerintah terhadap pasar domestik..
sudah menjadi rahasia umum berlaku hukum pasar, naiknya demand (permintaan) pasti diimbangi naiknya harga.. nah dalam hal ini pemerintah blom siap saat permintaan terhadap elpiji meningkat.. sedangkan produksi /pengadaan tabung baru aja pertamina masih terseok2.. kendala harga baja yg mahal dan kuota produksi yg masih terbatas, sedangkan pemerintah Untuk memenuhi target konversi 20 juta paket untuk 20 juta KK maka dibutuhkan sekitar 40 juta tabung. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kapasitas produksi nasional hanya 25 juta tabung per tahun.
gak bakalan terkejarlah..
2.banyak produk pangan kadaluarsa yg diolah dan dijualbelikan.
menurutku perlu di cari sumber permasalahan kenapa ada warga yg mau mengolah makanan samapah dan menjualbelikan lagi.. selain kemiskinan mungkin karena pemerintah kurang bisa memenuhi harapan dan hak rakyat indonesia dengan memberi pekerjaan yg layak.
3. hukum di indonesia masih berpihak pada perusahaan bermodal besar.. seringnya pengaduan dan klaim dari konsumen tidak jelas penyelasaian dan hasil akhirnya.. makanya masyarakat selaku konsumen pada akhirnya cuma bisa pasrah menerima keadaan, termasuk saat hak2nya sebagai konsumen sering diabaikan.. ditambah lagi banyak perusahaan yg memiliki manejemen yg buruk. divisi/bagian pengaduan masyarakat cuma sebagai pelengkap aja dlam perusahaan tsb.

bener kata koh arie.. mata rantai yg memusingkan di negeriku ini..
__________________
orang sabar disayang pacarnya.. eh salah, disayang tuhan..

jadi biarlah..

Reply With Quote
  #4  
Old 14-01-2009, 03:33 PM
jont jont is offline
Warga
 
Join Date: Jul 2008
Posts: 21
Rep Power: 0
jont is on a distinguished road
Default

memang konsumen seperti kita ini selalu dirugikan...
__________________
The Best Choice U r Promotion Gift's
http://joneshop.blogspot.com
Reply With Quote
  #5  
Old 14-01-2009, 07:50 PM
percetakan percetakan is offline
Lurah
 
Join Date: Jan 2009
Location: 3box KartuNama f/c= 150rb
Posts: 327
Rep Power: 1
percetakan is on a distinguished road
Default

bukan hak konsumen d yg dibicarakan ts, tapi hak sebagai warga negara
__________________
my newest website : http://www.online-web-store.co.cc/ , http://www.jasawebdesign.co.cc/

3 box kartu nama full colour hanya Rp. 150 ribu, murah bangetz
Reply With Quote
Reply

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is On
Forum Jump

Similar Threads
Thread Thread Starter Forum Replies Last Post
Masih Inget Iwa K? Nong Hip Hop / R&B 6 05-05-2008 12:28 PM
PENGGELAPAN UANG KONSUMEN KARTU KREDIT CITIBANK georgerahardjo Diskusi Bebas 3 27-05-2007 06:25 AM
Usul: Forum Suara Konsumen Negosiator Diskusi Bebas 5 25-09-2006 10:36 AM
Masih Bayar Nyit-nyit Ketawa dong! 1 11-07-2006 07:13 PM
Konsumen resE mamot_imut Ketawa dong! 14 26-05-2005 06:48 PM


All times are GMT +7. The time now is 10:24 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.7.4
Copyright ©2000 - 2009, Jelsoft Enterprises Ltd.