PDA

View Full Version : Album-album Jepun dari SONY BMG Indonesia


Good Dog
24-06-2005, 04:05 PM
ORANGE RANGE
MusiQ

Band pendatang baru asal Okinawa, sebuah pulau paling selatan dari
negeri matahari terbit, Jepang telah membawa gairah baru dalam nuansa musik
Japan-Rock. Terbukti dengan single Shangai Honey yang dirilisnya pada
Juni 2004 mendapat respon positif hingga terjual lebih dari 250 ribu
keping.
ORANGE RANGE begitulah mereka menyebut dirinya, terdiri dari komposisi
yang unik dari gitaris, bassis, drummer dan 3 MC. Tiga orang MC inilah
yang memadukan rapalan kata-kata layaknya rentetan bunyi senapan mesin
yang dibuat sedemikian harmonisnya dengan iringan musik yang agresif.
Band yang sebenarnya sudah terbentuk dari Maret 2001 ini gemar sekali
merilis single dan tampil pada gigs-gigs di seputaran Jepang. Di tahun
2003 mereka merilis album perdana mereka yang dikasih judul 1st Contact
dan cukup sukses di Jepang.
Pada awal Desember 2004 akhirnya mereka merilis album keduanya yang
sudah dinanti-nantikan. Di album bertajuk MUSIQ ini tampak semakin matang
musikalitas mereka. Dengan banyak mengandalkan loop & scracth DJ dengan
raungan gitar serta rapalan dari trio MC, single kojo Chesuto dan
Locolotion terdengar lebih enerjik.
ORANGE RANGE bermain musik demi kepuasan para pendengarnya, itulah moto
yang mereka pegang teguh. Sebagaimana motonya tersebut, musik mereka
terdengar simple but invincible, powerful namun tetap alami, tanpa
banyak basa-basi seperti bakat yang mereka miliki.

Dan inilah album yang cocok untuk menikmati musik alternatif asal
Jepang!!!

TRACKLIST - MUSIQ

1. KA RI SU MA

2. CHESUTO

3. LOCOLOTION

4. Ishindenshin

5. Zung Zung Funky Music

6. PADI-BON-MAHE

7. City Boy

8. Shei Shei

9. Dancing Session

10. Beat Ball

11. Michishirube -a road home-

12. Hana

13. FULLTHROTTLE

14. Matsuridansyaku

15. papa

16. HUBSTAR

17. Oh! Yeah

18. SP Thanx

19. JIPANG2JIPANG



~*~



ASIAN KUNG-FU GENERATION
SOL FA

Musik mereka murni terbentuk dari kombinasi antara emosi yang sakit dan
tangisan yang meledak ledak, lirik yang lugas dan sound weezer-ish yang
kadang dipadukan dengan beat dance-wave-punk, membuat ramuan ajaib ini
semakin renyah dinikmati meski lewat syair berbahasa Nihon. Mereka
adalah Masafumi Gotoh (vokal/gitar), Kensuke Kita (gitar/back vokal),
Takahiro Yamada (bass/back vokal), Kiyoshi Ijichi (drum) empat pemuda asal
Kanagawa dan Shizuka, Jepang. Sambutlah satu lagi band asuhan Ki/oon
Records, Asian Kung-Fu Generation.

Asian Kung-Fu Generation mengawali karirnya lewat gigs-gigs indie di
seputaran Jepang pada tahun 2000. Bagi Gotoh, Kensuke dan Takahiro, Asian
Kung-Fu Generation merupakan awal mereka berkarir sebagai musisi.
Dengan banyak terpengaruh musik-musik semacam Weezer, Manic Street
Preachers, Oasis, Pet Shop Boys, Radiohead dan Hi-Link mereka merilis album
indie pertama yang berisikan enam lagu berbahasa Inggris. Album indie
tersebut mereka jual disetiap kali penampilan mereka dan juga tersedia di
on-line shooping.

Di tahun 2001, untuk pertama kalinya mereka merekam sebuah lagu
berbahasa Jepang yang berjudul Konayuki (snow powder). Lagu ini pulalah yang
akhirnya menghantarkan mereka untuk dikenal lebih luas lagi dengan
banyaknya request di radio untuk lagu ini. Di tahun ini pulalah untuk
pertama kalinya mereka didaulat untuk bermain reguler di Shibuya,
Shimokitazawa, dan Kichijo-ji.

Tak puas dengan satu album indie, mereka lalu merilis Hokai Amplifier
di tahun 2002. Album mini pertama mereka ini langsung menerobos hingga
posisi 35 pada chart penjualan ORICON di Jepang. Kemudian album ini di
release ulang pada tanggal 23 April 2004 dibawah label Ki/oon Records
yang juga sukses membesarkan nama L’Arc~en~Ciel. Lagu Haruka Kanata yang
ada di album mini ini dijadikan opening theme untuk serial anime
Naruto.

Yang unik dari Asian Kung-Fu Generation adalah vokal Gotoh yang meledak
yang ditimpali dengan riuhnya distorsi gitar yang menari-nari diatas
variatifnya ketukan drum. Disain Artwork pun tak kalah menarik. Dari
semenjak album dan single pertama hingga sekarang pun masih senada.
Mengandalkan lukisan tangan khas jepang dengan garis-garis kuat yang membentuk
karakter seorang gadis yang seakan ‘terjebak’ dalam menikmati
kegamangan musik Asian Kung-Fu Generation.

Di tahun 2004 mereka merilis album keempat yang bertitel Sol Fa. Tetap
dengan lirik yang lugas dan emosi yang meledak-ledak yang dapat disimak
di lagu Rewrite (riraito), Re: Re: dan Yoru No Mukou. Atau beat disco
yang asik dalam Loop Loop dan ballad yang ceria Kimi No Machi Made dan
Kaigan Dori.

TRACKLIST - SOL FA

1. Shindo-kaku
2. Rewrite
3. Kimi No Machi Made
4. My World
5. Yoru No Mukou
6. Last Scence
7. Siren
8. Re:Re:
9. 24Ji
10. Mayonaka
11. Kaigan Dori
12. Loop Loop



~*~



L'Arc~en~Ciel
AWAKE
(release on July 2005)

Kesibukan masing-masing personilnya dalam mengasah potensinya diluar
band, tidak membuat L’Arc~en~Ciel kehilangan warna. Sebagai album ke 10,
AWAKE hadir dengan tensi yang kuat dan melodi-melodi yang catchy.
Berisikan 12 track yang me-representasikan L’Arc~en~Ciel sebagai band
pengusung Japanese-Rock nomer satu.

Walau sebelumnya mereka sempat dikabarkan bubar jalan karena sibuk
dengan project solonya masing-masing di tahun 2001, nyatanya ketika mereka
menggelar “L'Arc~en~Ciel Shibuya Seven Days” pada 28 Juni 2003
penampilannya masih menggigit dan dibanjiri penonton. Setelah itu, mereka
merilis SMILE sebagai pertanda re-unite Hyde, Tetsu, Ken dan Yukihiro
sebagai sebuah band dan sukses hingga 25,000 kopi di pasar Indonesia dan
lagu-lagunya juga menjadi jawara di chart lagu di Eropa dan Amerika.

Berterima-kasihlah pada Tetsu yang telah mengembalikan semangat
personil yang lain untuk terus berkreasi lewat L’Arc~en~Ciel. Sebagai kapten
band ini, Tetsu berkewajiban mengumpulkan para personil lain untuk duduk
face-to-face mendiskusikan arah album selanjutnya. Sebagai bukti, SMILE
yang di plot sebagai album pop, driving dan sorrowful-tunes telah
berhasil membangunkan kreatifitas para personil yang lain tanpa tenggelam
dengan prestasi dan penghargaan yang telah didapat. Dan AWAKE sebagai
album berikutnya telah menjadi lembing yang melesat tajam akibat trigger
yang dibangun di album SMILE. Tetsu menyumbangkan dua lagunya “Jiyuu e
no shootai” dan “Trust” untuk album AWAKE ini.

Hyde sebagai frontman band ini juga mendedikasikan dirinya untuk
L’Arc~en~Ciel pada album ini. Banyak orang mengira statement-nya ini sekedar
untuk meluruskan kehadirannya sebagai vokalis L’Arc~en~Ciel. Tapi bukan
itu, justru disamping project solo album nya yang juga sukses
dipasaran, Hyde memang mendedikasikan utuh dirinya untuk L’Arc~en~Ciel. “Gue
pengen L’Arc~en~Ciel jadi band yang cool !” kata Hyde mantap. Di album ini
ia tak hanya sebagai frontman melainkan lebih sebagai ‘front
songwriter’. Single “Killing Me” dan “New World” yang ia tulis bareng Yukihiro
menjadi single unggulan untuk album AWAKE ini.

Lagu-lagu dialbum AWAKE ini dibangun dalam atsmosfer harapan dan juga
kebahagiaan. Hal ini bisa kamu rasakan lewat melodi-melodi gitar yang
dipamerkan Ken. Dengarkan delay sound gitar dan suara string yang lembut
mengambang di udara serta melodi unik dan mematikan dari lagu “Lost
Heaven” dan “Jyojyoushi” serta “Twinkle, Twinkle”. Ken tak hanya
memamerkan melodi-melodi biasanya yang kental akan nuansa pilu, untuk AWAKE ini
Ken telah meningkatkan kualitasnya sebagai gitaris dan penulis lagu
dengan mengembangkan melodi-melodinya menjadi suara yang nyaman yang
datang dari lubuk hati terdalam. Alhasil album ini terasa sebagai
pelampiasan seorang musisi yang tadinya haus akan cinta dan kini telah menemukan
cintanya yang hilang tersebut.

Yukihiro sebagai anggota terakhir yang bergabung dalam band setelah
menggantikan Sakura yang terlibat masalah heroin, berhasil membuktikan
bahwa dirinya-lah yang benar-benar L’Arc~en~Ciel butuhkan. Teknik
pukulannya yang lebih ke arah punk dibanding hard rock membuat tensi
L’Arc~en~Ciel semakin meninggi. “Gue hanya ingin memukul dengan tepat sehingga
mood-nya dapet … Gue banyak memikirkan hal-hal sepele macam ini,
sampai-sampai gue repot-repot memasukkan pattern pukulan saya ke dalam program
“break-beats” dulu pukulan sambil memikirkan bagaimana asyiknya jika
dibawakan live nantinya,” Yukihiro membocorkan trick rahasianya.

Saking bagusnya lagu-lagu di album AWAKE ini, banyak pihak yang meminta
lagu L’Arc~en~Ciel di album ini dijadikan lagu tema produknya. NTV
Networks tak segan-segan untuk menjadikan “New World” sebagai image-song
pada program Baseball Relay “The Live 2005”. Anime ngetop FULLMETAL
ALCHEMIST pun menggunakan single “Lost Heaven” sebagai ending theme untuk
episode movie-nya yang berjudul Conqueror of Shamballa. Sampai-sampai
pihak Daihatsu Motor Co. Ltd. memakai single “Jiyuu e no shootai” untuk
dijadikan image produk terbarunya.

L’Arc~en~Ciel bisa dibilang band asal Jepang diatas rata-rata. Dalam
segi personalitas, masing-masing member L’arc~en~Ciel telah berhasil
membangun karakter yang unik dan mengena dimata para penggemarnya. Musik
serta lagu yang mereka bawakan juga telah merasuk di hati jutaan
penggemarnya. Antara musik dan fans telah menyatu dan saling berbagi, dan
inilah yang membuat L’Arc~en~Ciel selalu dinanti dan digilai.

tracklist AWAKE :

1. New World - NTV Networks Professional Baseball relay "The Live 2005"
Image Song
2. LOST HEAVEN - The Movie " FULLMETAL ALCHEMIST Conqueror of Shamballa
" Ending Theme
3. Jyojyoushi - NTV Networks "Super TV jyouhou saizensen" Ending theme
4. TRUST
5. Killing Me - TV Asahi Networks "Matthew's Best Hit TV" Ending Theme
6. AS ONE
7. My Dear
8. EXISTENCE
9. Jiyuu eno shotai - Daihatsu Motor Co., Ltd. "MOVE CUSTOM" CF Song
10. Ophelia
11. Hoshizora
12. twinkle,twinkle

indah_suci
26-06-2005, 02:37 AM
setujuuuu... l arc n chiel ..lagunya ok...aku ada new world, jiyu eno shotai, killing me...lagu2 ini sangat okkkkkkks bangeth

Aoi_HIdaka
10-11-2008, 11:31 AM
Lagu Laruku yach gw ada Daybreakbell , Shine Ready Steady Go Link Lost Heaven DLL